Breaking News:

Wali Kota Malang Kritik Kebijakan Mendagri TIto Soal PPKM Mikro, 'Kenapa Tak di Seluruh Wilayah?'

Sutiaji menilai, PPKM berbasis mikro tidak akan efektif jika dilaksanakan secara parsial.

Editor: Machmud Mubarok
(KOMPAS.COM/ANDI HARTIK)
Wali Kota Malang, Sutiaji saat diwawancara di Balai Kota Malang, Kamis (21/1/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM, MALANG - Wali Kota Malang Sutiaji mengkritik penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Sutiaji mengatakan, seharusnya kebijakan itu diterapkan secara menyeluruh di semua daerah di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian Covid-19.

INFO LOKER Terbaru di Kementerian PUPR untuk Lulusan D3/S1, Siapa Cepat Dia Lebih Berpeluang Dapat

Menanti Liga 1 2021 Bergulir, Bomber Persib Bandung Ini Pilih Isi Waktu Luang Dengan Memancing

Cimoy Disebut Mirip Lesty Kejora, Rizky Billar Bereaksi Begini Saat Digoda Kembaran Sang Kekasih

Instruksi itu dikeluarkan setelah pelaksanaan PPKM jilid 2 dan hanya menyasar sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Bali. Salah satunya adalah Malang Raya. 

"Tolonglah kebijakan kita jangan kebijakan-kebijakan yang parsial. Saat ini mungkin Malang Raya, apakah Malang Raya itu nanti tidak bersentuhan dengan orang di daerah lain," kata Sutiaji di Balai Kota Malang, Senin (8/2/2021).

Sutiaji menilai, PPKM berbasis mikro tidak akan efektif jika dilaksanakan secara parsial. Menurutnya, semua daerah baik yang penambahan kasusnya masih tinggi maupun sudah rendah harus melaksanakan PPKM berbasis mikro.

Sebab, PPKM berbasis mikro berbasis pada masyarakat dan tidak berdampak pada ekonomi.

"Kalau mau efektif itu bukan hanya Malang Raya, bukan hanya Surabaya Raya. Seluruh Indonesia harus sudah melakukan PPKM mikro, karena itu tidak berdampak pada ekonomi," kata dia.  

Berbasis kampung tangguh

Sutiaji mengatakan, PPKM mikro sebagaimana dalam Instruksi Mendagri pelaksanaannya sama dengan kampung tangguh yang sudah diterapkan di Kota dan Kabupaten Malang di awal terjadinya pandemi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved