Breaking News:

Sisihkan dari Gajinya, Polisi di Majalengka Ini Bagikan Kuota Gratis ke Siswa, Keluarga Dukung Penuh

Menyisihkan sebagian gajinya untuk berbagi ke sesama tampaknya sudah sulit ditemukan di era modern seperti sekarang ini.

Istimewa
Di masa pandemi Covid-19, Aipda Ato Rusdianto anggota Polsek Kasokandel, Polres Majalengka membagikan puluhan kuota gratis dan masker kepada siswa Sekolah Dasar (SD) di Desa Gandasari, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (6/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Menyisihkan sebagian gajinya untuk berbagi ke sesama tampaknya sudah sulit ditemukan di era modern seperti sekarang ini.

Namun, berbeda halnya dengan yang dilakukan anggota kepolisian resor Majalengka, Aipda Ato Rusdianto yang kini menjabat sebagai Panit Provos Polsek Kasokandel.

Ia rela menyisihkan sedikitnya Rp 450 ribu per minggu untuk membeli 15 kuota dengan kapasitas 2 GB hanya untuk dibagikan secara gratis.

Kisah Seorang Polisi di Majalengka Bagi-bagi Kuota Internet Gratis ke Siswa di Masa Pandemi Covid-19

Di masa pandemi Covid-19, Aipda Ato Rusdianto anggota Polsek Kasokandel, Polres Majalengka membagikan puluhan kuota gratis dan masker kepada siswa Sekolah Dasar (SD) di Desa Gandasari, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (6/2/2021).
Di masa pandemi Covid-19, Aipda Ato Rusdianto anggota Polsek Kasokandel, Polres Majalengka membagikan puluhan kuota gratis dan masker kepada siswa Sekolah Dasar (SD) di Desa Gandasari, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (6/2/2021). (Istimewa)

Kegiatan mulia itu ia lakukan untuk berbagi ke para murid Sekolah Dasar (SD) di Desa Gandasari, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

"Per kuotanya biasanya kapasitas 2 GB dengan harga Rp 30 ribu. Setiap pembagian, pengeluaran saya bisa mencapai Rp 450 ribu," ujar Ato kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (6/2/2021).

Jika biasanya mereka bertugas menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, Ato mengaku, prihatin dengan kondisi pendidikan saat ini dimasa pandemi Covid-19.

Yang mana, banyak membutuhkan internet melalui kartu kuota yang harganya terbilang cukup mahal bagi para murid.

"Saya sudah melakukannya sejak masa pandemi Covid-19. Kurang lebih 10 bulan lalu. Karena apa, prihatin dengan kondisi anak-anak sekarang yang tidak bisa belajar dibangku sekolah," ucapnya.

Disinggung terkait respon keluarga terhadap perbuatan yang dilakukan, Panit Provos Polsek Kasokandel ini mengaku keluarga sangat mendukung.

Bahkan sang istri, selalu menyemangati setiap kegiatan yang akan dilakukannya tersebut.

"Pastinya sangat mendukung. Saya begini juga karena istri yang selalu suport saya," jelas dia.

Aipda Ato Rusdianto mengatakan, pembagian kartu kuota gratis itu dilakukan dengan mengunjungi rumah siswa satu persatu.

Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan keramaian dan sesuai prosedur kesehatan yang diberlakukan di tengah pandemi saat ini.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved