Breaking News:

Tanggapan Polri Soal Munarman Hadir di Baiat Anggota FPI Jadi ISIS yang Diungkap Teroris di Makassar

Menanggapi soal eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman yang heboh disebut menghadiri baiat eks anggota FPI jadi ISIS, Polri . . .

Kompas.com
Munarman 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Menanggapi soal eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman hadiri baiat anggota FPI jadi ISIS, Polri ada kemungkinan untuk memeriksanya.

Informasi tentang eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman tersebut, sebelumnya diungkapkan oleh salah satu teroris di Makassar bernama Ahmad Aulia.

Pengakuan Ahmad Aulia yang mengaku ditangkap karena berbaiat pada ISIS pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi, itu direkam dalam video yang kemudian viral.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan tim Detasemen Khusus 88 Anti-teror Polri tengah menggali informasi tersebut.

Munarman Viral, Terduga Teroris Ungkap Video Prosesi Baiat Anggota FPI Jadi ISIS Dihadiri Munarman

Terduga Teroris di Makassar sabagian Anggota FPI, Aziz Yanuar: Sudah Bubar Masih Saja Dibawa Repot

Maka, bukan tak mungkin Munarman juga akan turut diperiksa.

"Apabila kasus di Makassar ternyata melibatkan pemimpin FPI tentunya hal ini tidak menutup kemungkinan (memeriksa  Munarman). Densus 88 akan melakukan langkah-langkah penindakan sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Rusdi di Kantor Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, demikian dilansir dari Tribunnews.com,  Jumat (5/2/2021).

Rusdi menerangkan Ahmad Aulia bersama ratusan orang lainnya diketahui berbaiat dengan jaringan teroris Daulatul Islam yang terafiliasi dengan ISIS pada 2015 lalu di Makassar.

Namun, kata Rusdi, Polri masih mendalami pengakuan tersangka yang melihat Munarman ikut menghadiri acara tersebut.

"Tentunya densus masih mendalami ini. Apabila memang yang bersangkutan ada keterlibatan. Densus akan memproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ungkap dia.

Lebih lanjut, Rusdi menegaskan pihaknya akan menindak tegas siapapun yang terlibat dengan aksi terorisme tersebut.

Halaman
12
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved