Breaking News:

Sebanyak 60 Nakes di Kabupaten Cirebon Tidak Bisa Divaksin Covid-19, Ini Penyebabnya

Di antaranya, tengah mengandung maupun menyusui bayinya, mempunyai riwayat penyakit penyerta, dan pernah terpapar Covid-19.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Ahmad Imam Baehaqi - Tribincirebon.com
Kadinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni (kedua kiri), saat memonitor proses vaksinasi Covid-19 bagi nakes di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Jumat (5/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sebanyak 60 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Cirebon tidak bisa divaksin Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, mereka tidak dapat divaksin karena beberapa hal.

Di antaranya, tengah mengandung maupun menyusui bayinya, mempunyai riwayat penyakit penyerta, dan pernah terpapar Covid-19.

"Bahkan, ada juga nakes yang belum punya tiket vaksinasinya," ujar Enny Suhaeni saat ditemui usai monitoring vaksinasi di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Jumat (5/2/2021).

Nakes di Kabupaten Cirebon Harus Jalani Rapid Test Antibodi Sebelum Divaksin Covid-19

Vaksinasi Tahap Pertama Kabupaten Cirebon Ditargetkan Selesai Akhir Minggu Ini

Karenanya, pihaknya akan mengonfirmasi setiap fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang melaksanakan vaksinasi berapa jumlah nakes yang tidak bisa divaksin.

Ia mengatakan, hingga kini vaksin Covid-19 telah diberikan kepada 3168 nakes di Kabupaten Cirebon.

Sementara jumlah nakes se-Kabupaten Cirebon yang telah terdaftar sebagai penerima vaksin mencapai 7203 orang.

"Hingga kini, realisasi vaksinasinya baru mencapai 43,98 persen," kata Enny Suhaeni.

Enny mengakui tidak semua nakes yang terdata telah disuntikkan vaksin Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved