Breaking News:

Masih Banyak Nakes di Indramayu yang Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Kata Jubir Vaksinasi

Ada sebanyak 9.200 vial vaksin yang diterima, dengan sasaran utama sebanyak 4.600 tenaga kesehatan (Nakes).

Istimewa
Ilustrasi: Pemprov Jabar menggelar pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) COVID-19 terhadap kurang lebih 300 tenaga kesehatan (nakes) dan staf RSHS Bandung di Poliklinik Anggrek, Rabu (25/3/20). (Humas Jabar) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Memasuki hari keempat, program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Indramayu masih belum selesai.

Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Indramayu itu sebelumnya dilaunching pada 1 Februari 2021.

Kabupaten Indramayu sendiri masuk kedalam tahap satu termin kedua. 

Ada sebanyak 9.200 vial vaksin yang diterima, dengan sasaran utama sebanyak 4.600 tenaga kesehatan (Nakes).

Hati-hati 5 Gejala Ini Sering Muncul Saat Terinfeksi Covid-19, Berawal dari Demam

Nakes di Indramayu Nyaris Pingsan Seusai Divaksin Covid-19, Sempat Diinfus Ternyata Ini Penyebabnya

Juru Bicara vaksinasi Covid-19 Kabupaten Indramayu, Wawan Ridwan mengatakan, program vaksinasi ini kemungkinan baru akan selesai di akhir bulan Februari 2021.

Pasalnya, hingga saat ini beberapa fasilitas kesehatan (Faskes) secara bertahap masih melakukan vaksinasi.

"Sebagian sudah selesai tinggal di beberapa rumah sakit yang belum selesai karena sasarannya banyak seperti di RSUD Indramayu, sasarannya sampai 600 Nakes jadi baru akan selesai di akhir bulan Februari," ujar dia.

Wawan Ridwan menambahkan, beberapa puskesmas yang sudah selesai vaksinasi juga masih mempunyai sisa vaksin.

Ada beberapa nakes yang awalnya menjadi sasaran, namun tidak direkomendasikan disuntikan vaksin.

Mereka masuk ke dalam 6 golongan yang tidak boleh divaksin.

Meliputi orang sakit, hamil atau sedang menyusui, punya penyakit autoimun, orang yang punya penyakit komorbid, penyitas Covid-19, dan usia kurang dari 18 tahun atau lebih dari 60 tahun.

Untuk vaksin sisa tersebut, rencananya akan disuntikan kepada nakes dari klinik dan dokter atau bidan praktek mandiri yang berada di wilayah kerja puskesmas yang bersangkutan.

"Untuk data total yang sudah divaksin masih kami rekap," ujar dia.

Tim Sinetron Ikatan Cinta Didenda Rp 20 Juta, Amanda Manopo & Arya Saloka Minta Ini Pada Fansnya

Istana Negara Cueki Surat AHY ke Jokowi Soal Kudeta di Demokrat, Pratikno: Presiden Tak Akan Jawab

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved