Breaking News:

BAHAYA 7 Klaster Muncul di Indramayu Selama Masa Pandemi Covid-19, 30 Kecamatan Masuk Zona Merah

Deden Bonni Koswara mengakui, laju peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Indramayu mulai sulit dikendalikan.

Istimewa
Update  terbaru peta zonasi risiko Covid-19 per kecamatan di Kabupaten Indramayu pada 19 Januari - 1 Februari 2021. 

Berdasarkan hasil evaluasi terbaru yang dilakukan Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Indramayu bahkan masuk dalam kategori zona merah atau risiko tinggi penyebaran virus corona.

Masuknya Kabupaten Indramayu ke dalam zona merah ini pun terbilang cukup signifikan, karena sebelumnya masih berada di zona kuning.

Selain itu, berdasarkan update terbaru peta zonasi risiko Covid-19 per kecamatan di Kabupaten Indramayu pada 19 Januari - 1 Februari 2021.

Lanjut Deden Bonni Koswara, dari 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu, hanya satu kecamatan yang masuk zona oranye.

Sisanya, sebanyak 30 kecamatan masuk kategori zona merah.

"Kendala dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Indramayu yakni masih adanya sebagian masyarakat yang tidak menganggap Covid-19 sebagai wabah yang berbahaya dan mengancam keselamatan," ujar dia.

Sekedar informasi, hingga Rabu (3/2/2021), total kasus di Kabupaten Indramayu sudah menembus angka 2.973 orang.

Dengan rincian, 2.422 orang sembuh, 98 orang meninggal dunia, dan 453 orang masih menjalani perawatan.

Innalillahi Suami Kartika Soekarno Meninggal, Inilah Sosok Putri Presiden Pertama Indonesia

LOKER Besar-besaran BUMN Februari 2021, PT Amarta Karya Butuh Lulusan D3 dan S1, Deadline 9 Februari

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved