Breaking News:

Meski PSBB Proporsional Bupati Majalengka Sebut Dua RSUD Masih Puluhan Pasien Covid-19

Namun, dua rumah sakit di kota angin ini masih merawat 23 pasien Covid-19 bergejala.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kabupaten Majalengka kini memasuki hari ke-8.

PSBB Proporsional sendiri masih terus berjalan hingga 8 Februari 2021 mendatang.

Namun, dua rumah sakit di kota angin ini masih merawat 23 pasien Covid-19 bergejala.

Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, data terbaru di akhir Januari 2021, dua rumah sakit baik RSUD Majalengka maupun RSUD Cideres masih merawat puluhan pasien.

Baca juga: Seusai Disuntik Vaksin Covid-19, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono Rasakan Ini: Cocok Buat Masyarakat

Baca juga: Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Bagi Karyawan Tidak Dilanjutkan di 2021, Begini Kata Ida Fauziah

Bahkan, seluruhnya masih butuh perawatan oleh tim medis.

"Jumlah pasien yang masih dirawat di Cideres berjumlah 9 orang. Sementara, Majalengka berjumlah 14 orang," ujar Karna, Selasa (2/2/2021).

Sementara, jelas dia, ada ratusan orang yang kini menjalani isolasi mandiri.

Yakni, sebanyak 156 orang.

"Saat ini Presiden telah mengatakan bahwa PPKM Jawa Bali itu tidak efektif, karena saat ini masih saja angka positif masih tinggi. Oleh karena itu, kita akan mengambil kebijakan tidak ada lagi isolasi mandiri. Yang ada semuanya dikumpulkan di satu titik," ucapnya.

Sementara, saat ini, Kecamatan Sukahaji menjadi daerah dengan kasus Covid-19 terbanyak, yakni sebanyak 30 orang.

Kecamatan lainnya berada di Kecamatan Majalengka sebanyak 25 orang.

"Jadi datanya, yaitu Kecamatan Dawuan 11 orang, Banjaran 4 orang, Cigasong 13, Cikijing 2, Jatitujuh 21 orang, Jatiwangi 9, Kadipaten 9, Kasokandel 7, Kertajati 1, Lemahsugih 3, Leuwimunding 3, Majalengka 25 orang, Malausma 2, Sindangwangi 3 orang, Sukahaji 30 orang, Palasah 1, Ligung 7," jelas dia.

Bupati pun berharap, masyarakat masih akan terus menerapkan protokol kesehatan di tengah aktivitasnya.

Sehingga, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka tidak terus naik.

Baca juga: Kisah ‘Kampung Mati’ yang Viral di Majalengka Hanya Tinggal 8 Kepala Keluarga Saja yang Menetap

Baca juga: Istri Dibakar Suami Hidup-hidup hingga Tewas, Bela Anaknya Sang Ayah Usir Warga dengan Parang

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved