Breaking News:

Human Interest Story

Kata Aparat Soal Tempat Pesugihan Ngipri Siluman Ular di Kuningan Tanpa Kuncen Ramai Didatangi Warga

Tentang tempat pesugihan yang terletak di Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan yang sudah lama tidak memiliki kuncen, bukan hoax

Tribuuncirebon.com/Ahmad Ripai
Tempat dua makam keramat yang suka dijadikan sebagai tempat pesugihan oleh warga yang berziarah, Selasa(2/2/2021). Kedua makam itu terletak di Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Tentang tempat pesugihan yang terletak di Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan yang sudah lama tidak memiliki kuncen alias juru kunci, itu bukan hanya cerita isapan jempol, atau bukan hoax.

Keberadaan lokasi mistis yang dikenal sebagai tempat siluman ular perempuan yang tidak pernah sepi pengunjung dari berbagai daerah, itu dibenarkan oleh Dedi Setiadi, Lurah Cigadung, Kecamatan Cigugur, Kuningan Jawa Barat.

"Dengar-dengar sih ada, tapi sejarah detailnya gak tahu. Jika ingin mengetahui sejarah bisa langsung komunikasi dengan Pak Ganda selalu RW di sana," kaa Dedi saat ditemui di kantornya, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Ada Tempat Pesugihan Ngipri Siluman Ular di Kuningan Tanpa Kuncen, Selalu Ramai Didatangi Warga

Baca juga: Bukan Hoax! Misteri Dilarang Makan Lele di Sebuah Kampung di Kuningan, Ternyata Benar Adanya

Baca juga: Pejabat Telanjang Dada Foto Bareng Gubernur NTB Saat Renang, Netizen Bereaksi, Satpol PP Bertindak

Diakui Dedi, cerita tentang lokasi itu memang banyak didengar warga termasuk dirinya.

Namun untuk secara detail tentang cerita lokasi mistis itu, Dedi angkat tangan karena tidak tahu secara jelas tentang cerita pastinya, dan siapa sosok yang di mistiskan tersebut.

Sementara itu Ganda (70) saat ditemui dirumahnya mengatakan, lokasi ngipri alias pesugihan siluman ular itu ada dan sejak beberapa tahun lalu memang tidak ada juru kuncinya.

"Terakhir yang jadi kuncen itu aki saya, tapi sejak tahun 60an sudah wafat," katanya.

Disinggung soal tugas-tugas kakeknya dulu saat menjadi kuncen, Ganda mengatakan tugasnya bukan untuk memandu orang melakukan ritual pesugihan, melainkan hanya mengurus dan merawat makam keramat yang ada di lokasi itu.

Makam keramat yang ada di lokasi itu, kata Ganda, ada makam panjang dan ada makam yang mengarah ke kiblat.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved