Breaking News:

Ini Sosok Perempuan Pembeli Pulau Lantigiang Senilai Rp 900 Juta, Merantau ke Bali Dinikahi WNA

Asdianti kemudian melanjutkan SMA di Makassar. Lulus dari SMA, ia mengambil kuliah jurusan bisnis di salah satu perguruan tinggi swasta di Bali.

Editor: Machmud Mubarok
Facebook Asdianti Baso
Pembeli Pulau Lantigiang Asdianti. (Kompas/Nur Wahidah) 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang perempuan asal Desa Laiyolo, Kecamatan Bontosikuyu, Selayar, Sulawesi Selatan, Asdianti merupakan pembeli tanah di Pulau Lantigiang seharga Rp 900 juta.

Ia juga telah membayar uang muka Rp 10 juta kepada seorang penjual pulau bernama Syamsul Alam alias SA.

Anak kedua dari dua bersaudara ini dibesarkan dari keluarga petani cengkeh. Dia mengenyam bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di Selayar, tanah kelahirannya.

Asdianti kemudian melanjutkan SMA di Makassar. Lulus dari SMA, ia mengambil kuliah jurusan bisnis di salah satu perguruan tinggi swasta di Bali.

Menyandang gelar sarjana, ia berkerja menjadi sales consultant di sebuah perusahaan properti di Bali. Saat itu, ia dipertemukan dengan seorang pria warga negara Italia yang kini menjadi suaminya. Keduanya kini menetap di Bali.

"15 tahun yang lalu suami jadi bos saya, jadi satu tempat kerja. Memang saya sudah lama tinggal di Bali sekitar 21 tahun," kata Asdianti kepada Kompas.com, Senin (1/2/2021).

Baca juga: James Kojongian Disidang dan Memohon-mohon Agar Tak Dicopot dari DPRD Sulut Usai Ketahuan Selingkuh

Baca juga: Demi Konten Youtube, Dua Youtuber Siksa Anjing dan Monyet, Begini Penyiksaan Keji yang Dilakukannya

Baca juga: Sebelum Meninggal Mendadak di Bank, Nasabah yang Terekam CCTV Tidak Sempat Makan Tapi Minum Ini

Asdianti sejak menjadi sales diketahui pernah menawarkan penyewaan sebuah villa di Bali dengan harga Rp 400 juta per tahun.

"Sampai sekarang saya menawarkan vila di Bali Rp 80 juta per bulan sampai Rp 400 juta setahun," ungkapnya.

Berkat jerih payahnya selama ini, Asdianti menabung hingga membeli tanah di Pulau Lantigiang Selayar seluas 4 hektare. Asdianti kini merupakan direktur di PT Selayar Mandiri Utama.

Diberitakan sebelumnya, Asdianti mengaku sebelum membeli tanah, pihaknya sudah mendatangi Balai Taman Nasional Taka Bonerate di tahun 2017 untuk berkonsultasi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved