Breaking News:

Satgas Covid-19 Indramayu Minta Rumah Sakit Beri Perhatian Lebih untuk Tim Pemulasara Jenazah Covid

Dengan masih mengenakan pakaian hazmat, mereka terpaksa mendorong-dorong mobil ambulance yang mogok kehabisan BBM.

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Kamis (28/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kejadian tidak mengenakan yang dialami tim pemulasaraan jenazah Covid-19 menjadi bahan evaluasi Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu.

Dengan masih mengenakan pakaian hazmat, mereka terpaksa mendorong-dorong mobil ambulance yang mogok kehabisan BBM.

Kejadian itu, sedikitnya mereka alami sebanyak 4 kali.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan,  pihaknya sudah meminta Direktur RSUD Indramayu untuk bisa lebih memberi perhatian kepada tim pemulasaran.

"Dan ini kami akan sampaikan juga ke Pak Sekda," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di Pendopo Indramayu, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Ini Dia 5 Orang yang Disebut Akan Kudeta AHY dari Kursi Ketua Umum Partai Demokrat, Ada Orang Jokowi

Baca juga: Eks Pejabat di Subang Pungut Rp 32 Miliar dari CPNS Honorer, Ojang Sohandi Kembali Disebut-sebut

Baca juga: AKSI Komplotan Pencuri Kotak Amal Masjid di Lembang Terekam CCTV, Warga Resah Minta Polisi Bertindak

Deden Bonni Koswara mengatakan, kejadian ini sebenarnya sudah masuk dalam pembahasan Satgas Covid-19.

Pemerintah pun akan memfasilitasi mobil ambulance yang laik untuk digunakan tim pemulasaran Covid-19.

Ia juga berharap, kejadian seperti ini tidak lagi terjadi.

"Ini jadi bahan evaluasi kita," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved