Breaking News:

Pemerintah Pusat Dinilai Tak Tegas dalam Penanganan Covid-19, hingga Jadi Kontestasi Kepala Daerah

Hal ini secara tidak disadari telah membentuk sebuah kontestasi penanganan Covid-19 dari setiap daerah atau provinsi di Indonesia.

Humas Jabar
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat melakukan kunjungan kelima atau Visit 3A (V3A) di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Senin (14/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Direktur Magnum Opus Research and Political Consulting, Iman Soleh, M.Si, menilai pemerintah pusat tidak menegaskan keseragaman penanganan Covid-19 di Indonesia.

Hal ini secara tidak disadari telah membentuk sebuah kontestasi penanganan Covid-19 dari setiap daerah atau provinsi di Indonesia.

Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat pun secara tidak sadar akhirnya berlomba menciptakan dan melaksanakan formula penanganan Covid-19 di Jabar.

Begitupun dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan kepala daerah lainnya, terhadap penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing.

"Penanganan Covid-19 semua sudah berjalan, tetapi kontestasi terjadi karena tidak ada keseragaman dari pemerintah pusat. Apa yang harus dilakukan oleh masing-masing kepala daerah, sehingga setiap kepala daerah punya brand tersendiri dalam menangani Covid-19," kata Wakil Dekan FISIP Universitas Wiralodra tersebut saat dihubungi, Senin (1/2).

Dengan adanya kontestasi yang tidak disadari ini, katanya, akhirnya setiap kepala daerah berupaya mencari dan melaksanakan rumus terbaik dalam penanganan Covid-19. Masing-masing kebijakan memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Akibatnya, katanya, para kepala daerah ini pun mengeluarkan kebijakan dan pernyataan tersendiri yang secara tidak sadar dipicu untuk selalu menjadi lebih baik dari daerah lainnya.

"Kalau pemerintah pusat ada ketegasan, mengarahkan pemerintah daerah harus melakukan apa, akan dapat dikurangi pernyataan-pernyataan para kepala daerah ini. Ini tanpa disadari oleh mereka, akhirnya mereka bersaing dengan kepala daerah lain," katanya.

Data-data Covid-19 pun, katanya, akhirnya kian tampak seperti skor nilai atau prestasi di setiap daerah.

Halaman
123
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved