Breaking News:

Dahsyat! Puting Beliung di Karawang Terbangkan Puluhan Atap Rumah dan Banjir Rendam Puluhan Rumah

Bencana angin puting beliung dasyat terbangkan puluhan atap rumah dan pohon di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (30/1/2021).

Tangkapan Layar Video
Ilustrasi: puting beliung atau tornado di perairan Waduk Darma Kuningan 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG - Bencana angin puting beliung dasyat terbangkan puluhan atap rumah dan pohon di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (30/1/2021).

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0604 Karawang, Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo mengatakan, bencana puting beliung terjadi di tiga tempat berbeda.

Ia menyebutkan pertama di Desa Pangulah, Kecamatan Kota Baru yang mengakibatkan 13 unit rumah yang dihuni 25 jiwa mengalami kerusakan di bagian atap.

Baca juga: Angin Puting Beliung Kembar Terbangkan Seorang Warga Pamekasan, Rusak Rumah dan Cabut Pohon Akasia

Baca juga: Akibat Angin Kencang di Ciamis, Pohon Albasia Tumbang Menimpa Dua Rumah Warga

Baca juga: Kronologis Kecelakaan Maut di Kuningan, Pengendara Motor Tabrak Tiang Telepon, Kata Pamong Desa

Kemudian, puting beliung juga merusak 11 rumah yang dihuni 45 jiwa di Desa Pucung Kecamatan Kotabaru. Selanjutnya 1 rumah yang dihuni 4 jiwa juga bagian atap rusak di  Desa Muara Cilamaya Wetan.

"Hujan deras disertai angin kencang memang telah melanda Karawang sejak pagi tadi. Tak hanya yang disebabkan oleh angin puting beliung, Karawang juga dilanda oleh banjir," kata Medi saat dihubungi Tribun Jabar, Sabtu (30/1/2021).

Medi mengatakan, untuk wilayah yang dilanda banjir terjadi Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan. Banjir setinggi 5-20 sentimeter itu merendam 10 unit rumah yang dihuni 30 jiwa.

"Juga di Rengasdengklok sebanyak 10 unit rumah terendam. Sejauh ini belum ada yang mengungsi, mereka masih bertahan di rumahnya masing-masing," katanya.

Medi mengimbau, warga untuk selalu waspada dan harus tanggap bencana terhadao perubahan cuaca ekstrem saat ini.

"Kami dari TNI-Polri terus bersinergi dengan relawan, instansi terkait dan aparat desa untuk sigap membantu kebencanaan di wilayah. Kami imbau agar masyarakat untuk selalu waspada dan tanggap bencana alam ketika menghadapi perubahan cuaca. Terutama saat hujan deras dan angin kencang," katanya. (Cikwan Suwandi)

Baca juga: Kisah Makam Keramat di Gunung Batu Lembang, Diceritakan Juru Kunci yang Sudah Enam Generasi

Baca juga: Suami Tinggal dengan Istri Pertama, Istri Kedua Berbuat Vulgar Nodai Anak Sendiri dan Merekamnya

Baca juga: Ibu Muda Sering Pamer Foto Seksi di TikTok, Suami Murka Hingga Akhirnya Sang Istri Ditembak 14 Kali

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved