Breaking News:

VIDEO - Terdampak Pandemi Covid-19, Tarmi'in Pindah Profesi dari Tukang Becak Jadi Penambang Pasir

Dengan menggunakan dua buah keranjang dari bahan ayunan, Tarmi'in memilah pasir yang terdapat di pinggir sungai.

Jika sudah begitu, mau tidak mau, ia harus menyimpan terlebih dahulu pasir-pasir tersebut dalam waktu yang lumayan lama.

Sembari menunggu, mendapatkan orang yang hendak membeli.

"Jadi mau tukang becak, mau penambang pasir, sama-sama sulit. Tapi ini lah proses hidup, kita harus banyak bersyukur," jelas dia.

Tak hanya itu, cuaca yang akhir-akhir ini terus hujan, membuat tumpukan pasir yang telah dikumpulkan tak jarang kembali tercecer.

Selama ini Tarmi'in tidak memiliki lahan yang teduh untuk menyimpan pasir tersebut.

Karena itu, pasir harus disimpan di tempat terlindungi. Ketika hujan cukup lebat, pasir-pasir tersebut tak  terbawa arus hujan.

"Makanya secepat mungkin saya harus mendapatkan pembeli. Kalau tidak, takut pasirnya habis lagi terbawa air hujan. Kalau sudah gitu, mau tidak mau diulang lagi dari awal," kata sosok yang sudah tua ini.

Tarmi'in saat ini hanya bisa berharap, ada uluran tangan dari dermawan atau Pemerintah terkait usaha yang kini digelutinya.

Setidaknya, bisa menghasilkan pendapatan sehari-hari untuk keluarganya di rumah. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved