Breaking News:

Nama Bupati Kuningan dan Istri dan Pejabat Pernah Dicatut Orang Tak Dikenal, Warga Harus Waspada

Kemajuan teknologi informasi melalui internet sering menjadi modus operandi penjahat dalam melakukan aksi kejahatan penipuan.

ISTIMEWA
Ilustrasi: Nomor WhatApp palsu yang mengatasnamakan Bupati Kuningan H Acep Purnana. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kemajuan teknologi informasi melalui internet sering menjadi modus operandi penjahat dalam melakukan aksi kejahatan penipuan.

Hal itu otomatis harus menjadi kewaspadaan para pengguna sosial media di berbagai jejaring.

Demikian dikatakan Kabid Informasi dan Publikasi Dinas Komunikasi dan Informasi Kuningan, yakni Anwar Nasihin saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat, (29/1/2021).

Baca juga: Ini yang Dikhawatirkan Kadinkes Majalengka Jelang Vaksinasi Pekan Depan, Siap Bertanggung Jawab

Baca juga: Duel Ular Piton Vs Ayam Bangkok di Pekarangan Asrama Atlet Kuningan, Tim Damkar Langsung Bergerak

Menurutnya bahwa kejadian ini persis menimpa terhadap sebanyak pejabat di Kuningan.

"Ada lima pejabat yang pernah dicatut namanya dan dibuatkan akun melalui berbagai jejaring sosial media," ungkap Anwar.

Kelima pejabat yang menjadi korban pencatutan nama sehingga terdapat akun duplikat itu, terdiri dari Bupati Kuningan H Acep Purnama, Istri bupati yakni Hj Ika Rahmatika Acep Purnama, Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda, Kasat Pol PP Kuningan dan Anggota DPRD Kuningan.

"Iya, selain Pak Acep beserta Istrinya dan Pak Wabup.

Pencatutan nama juga terjadi pada Pak Agus Basuki sekarang Kasat Pol PP dan Pak Dede Sembada seorang anggota dewan," katanya.

Upaya antisipasi kepada pertemanan dengan akun duplikat tersebut, ini banyak dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan.

Sebab, tidak sedikit upaya penipuan dilakukan akun duplikat itu terjadi di kalangan masyarakat.

"Untuk caranya, minimal melakukan konfirmasi dan bisa langsung datang ke Kantor Diskominfo untuk bertanya hal tersebut," katanya.

Kasus pencatutan akun duplikat pejabat, kata Anwar, ini terjadi belum lama dan sempat merugikan pengguna sosial media lainnya.

"Kejadian ini berlangsung tahun kemarin dan dari tindakan kurang baik oleh pemilik akun duplikat itu menimbulkan kerugian pengguna sosial media yang menerima pertemanan sebelumnya.

Intinya, lakukan konfirmasi dan bisa menanyakan langsung akun duplikat tersebut," katanya. (*)

Baca juga: Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta Jumat 29 Januari, Masa Lalu Al yang Dianggap Kejam Diketahui Andin

Baca juga: Doa Rasulullah SAW Memohon Penyakit Segera Diangkat dan Sembuh, Juga Meminta Ampunan Segala Dosa

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved