Breaking News:

Ingin Jadi Kabupaten Pramuka, Tapi Minat Anggota Baru Melemah, Bupati Majalengka Akan Lakukan Ini

Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka ini mengatakan keinginannya itu terlihat dari potensi gerakan pramuka di Majalengka yang besar

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Pramuka Majalengka, masa bakti 2020-2025 di Pendopo Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jum'at (29/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Karna Sobahi ingin menjadikan Majalengka sebagai kabupaten pramuka.

Hal itu ia sampaikan saat pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Pramuka Majalengka, masa bakti 2020-2025 di Pendopo Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jum'at (29/1/2021).

Bupati yang juga sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka ini mengatakan keinginannya itu terlihat dari potensi gerakan pramuka di Majalengka yang sangat besar dari berbagai hal.

Baca juga: Ini yang Dikhawatirkan Kadinkes Majalengka Jelang Vaksinasi Pekan Depan, Siap Bertanggung Jawab

Baca juga: Tak Hanya di Kantor Disdukcapil, Cetak E-KTP di Majalengka Sekarang Bisa di Enam Kecamatan

Baca juga: INNALILLAHI Kang Pipit Preman Pensiun Meninggal Dunia, Netizen: Semoga Amal Ibadahnya Diterima

Kondisi itu misalnya, terekam dari struktural pramuka yang memiliki gugus depan (Gudep) hingga 630 gudep di Majalengka

"Tapi dari potensi itu ada titik kelemahan, yakni minat masuk pramuka mulai lemah, baik di tingkat SD, SMP, SMA atau SMK," ujar Karna, Jumat (29/1/2021).

Dikatakan Karna, guna mengatasi persoalan itu perlu adanya perbaikan silabus atau kurikulum yang mewajibkan semua siswa atau pelajar di semua tingkatan, wajib mengikuti kegiatan kepramukaan.

Termasuk memperkuat semua kegiatan kepramukaan di semua level baik di tingkat gugus hingga ke atasnya.  

"Aktif di Pramuka itu sudah terbukti dan teruji memberikan dampak yang positif bagi siswa itu sendiri. Oleh karena itu kegiatan Pramuka harus masuk dalam kegiatan ekstra dan intra sekolah," ucapnya.

Selain itu, lanjut Karna, alokasi anggaran pramuka saat ini lebih mudah, mengingat Ketua Kwarcab Majalengka menjabat juga sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Pemkab Majalengka.       

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved