Breaking News:

Imbas PPKM, Owner Kedai Kuliner di Kuningan Menjerit, Rugi Capai Jutaan Rupiah

PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Sosial), ternyata berimbas terhadap pelaku usaha sekaligus pemilik kedai kuliner se - Kuningan.

Istimewa
ILUSTRASI: Sejumlah sektor, khususnya sektor wisata dan hotel, di Kuningan terdampak penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19, melalui penerapan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Sosial), ternyata berimbas terhadap pelaku usaha sekaligus pemilik kedai kuliner se - Kuningan.

Misalnya, Dani owner Kopi Waja Kuningan saat ditemui di Villa Kampung Gunung tadi mengatakan, kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid19 memang tidak pernah melibatkan para pelaku usaha di daerah. 

Padahal pelaku usaha lokal ini merupakan warga yang berkontribusi dalam penekanan terhadap angka pengangguran dan mendongkrak dalam mengenalkan Kuningan melalui sosial media.

"Ya, kebijakan pemerintah mulai dari penerapan PSBB hingga sekarang PPKM, mamang tak pernah melibatkan para pengusaha lokal seperti kami. 

Padahal, usaha kami ini mayoritas dilakukan pada malam hari dalam membantu pemerintah mengurangi jumlah penganggur dan kami juga kenal Kuningan pada publik melalui postingan sosial media," kata Dani.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Majalengka Masih Terus Bertambah, Satgas Siap Lakukan Ini

Baca juga: VIDEO - Ikut Disuntik Vaksinasi Covid-19 Perdana di Kota Cirebon, Kapolres Cirebon Kota: Aduh

Baca juga: 20 Tahun Tidak Minum Air Putih, Penyakit Sudah Banyak Didapnya, Tapi Pria Ini Keukeuh Anti Air Putih

Idealnya, kata Dani, kebijakan ini harus berkenaan dengan kondisi yang dirasakan langsung para pelaku usaha. Sebab selama ini tidak pernah ada kordinasi yang dilakukan pemerintah melalui Satgas Covid19 tersebut.

"Disini, kami hanya ingin mendapatkan perhatian pemerintah dalam melangsungkan kegiatan usaha kami.

Minimal saat usaha kami nyaman dan pastinya taat menerapkan protokol kesehatan dengan menjalankan pencegahan terhadap penyeberan virus melalui penyediaan tempat cuci tangan dan penyediaan hand sanitizer serta menggunakan masker," kata Dani lagi.

Mengenai imbas PPKM, kata Dani, tidak sedikit manajemen melakukan perampingan karyawan dan mengatur ulang pembayaran jasa karyawan. Alasan ini terbukti, akibat menurun drastisnya pendapatan usaha pada sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved