Breaking News:

Ridwan Kamil Cari 5.000 Pemuda, akan Dipinjami Lahan 2.000 Meter Persegi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan tengah mencari 5.000 pemuda Jawa Barat yang berminat menjadi petani di pedesaan

Editor: dedy herdiana
Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Selasa (1/12/2020). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyinggung agar Menko Polhukam Mahfud MD ikut bertanggung jawab atas kisruhnya kerumunan massa di acara Rizieq Shihab. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan tengah mencari 5.000 pemuda Jawa Barat yang berminat menjadi petani di pedesaan, menghasilkan berbagai macam tanaman pangan menggunakan kemajuan teknologi atau Revolusi Pertanian 4.0.

"Dicari 5.000 anak muda yang mau bela negara dengan menjadi petani 4.0. Daripada nganggur dan banyak rebahan melamun karena Covid, mending gabung aja," kata Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (27/1).

Para petani muda ini, katanya, masing-masing akan dipinjamkan tanah subur seluas 2.000 meter persegi dari Pemprov Jabar dengan modal dari Bank BJB. Sedangkan hasilnya langsung dibeli oleh BUMD Agro Jabar.

"Pendaftaran akan dimulai minggu depan. Daripada jadi pengangguran kan? Salah satu syaratnya mau tinggal ngekos di desa. Menikahi kembang desa adalah pilihan," katanya.

Kang Emil mengatakan inilah rencana besar Jawa Barat di tahun 2021, yang disampaikan saat pencanangan Revolusi Pertanian 4.0 di Jawa Barat di Kabupaten Garut. 

"Dimulai dengan meresmikan smart green house di Wanaraja Garut. Di sini produksi pertanian bisa dua kali lipat hanya dengan konsumsi air hanya 20 persen dari biasanya, berkat teknologi pertanian infus yang diterapkan. Dan bisa bertani selama full 12 bulan tanpa terpengaruhi dinamika cuaca," katanya.

Sebelumnya, Kang Emil memang menggagas rencana program Petani Milenial yang akan dimulai pada Februari 2021. Sedangkan perencanaan dan pendaftarannya tengah dimatangkan.

"Hayu, tinggal di desa, rejeki kota dan bisnis mendunia," ajaknya.

Postingan tersebut pun mendapat perhatian banyak warganet. Kang Emil menjelaskan semua proses pendaftaran akan diumumkan minggu depan. Sementara ini, program hanya untuk warga Jabar. Tidak hanya untuk lahan pertanian, program ini pun untuk perkebunan, peternakan, sampai tambak.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved