Breaking News:

Wakil Bupati Kuningan Dorong Pembudidaya Kelinci Hias

Usaha kelompok ternak kelinci hias di Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, mendapat dukungan Wakil Bupati Kuningan, HM Ridho Suganda.

Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda saat berkunjung ke Usaha ternak kelinci di Desa Bojong,Kecamatan Cilimus, Selasa (26/1/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Usaha kelompok ternak kelinci hias di Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, mendapat dukungan Wakil Bupati Kuningan, HM Ridho Suganda.

"Bisnis ternak kelinci hias maupun pedaging di Kabupaten Kuningan perlu dikembangkan dan harus terus dipacu kerena memilki peluang pasar besar dan mampu memberikan keuntungan finansial," ungkap Edo sapaan akrab Wakil Bupati Kuningan ini disela kunjungannya, Selasa (26/2/2021).

Edo mengatakan, cara pandang masyarakat tentang kelinci harus diubah.

Baca juga: Soal Umpatan Bangsat ke Koswara, Kakek Yang Digugat Anak, Kuasa Hukum : Karena Emosional

Baca juga: 10 Orang VVIP di Kabupaten Kuningan Akan Mendapat Vaksin Covid-19 Perdana, Jadi Contoh ke Masyarakat

Baca juga: Produksi Bubutan Kayu di Kuningan Tembus Pasar Internasional, Jasa Tukang Bubut Tak Ditarif

Sebab banyak di antaranya yang belum menyadari bahwa ternak kelinci memberikan keuntungan yang tak kalah dengan jenis hewan ternak lainnya.

“Kelinci bisa menghasilkan uang, baik jenis kelinci hias maupun pedaging,” ujar Edo saat kunjungan ke Kelompok Peternak Muda (KPM) Farm Jaya Rabbitry tadi, Selasa (26/1/2021).

Kelinci secara umum memiliki potensi biologis dan ekonomi yang tinggi untuk menghasilkan daging, kulit, dan bulu.

“Kelincimerupakan salah satu komoditi yang dapat diandalkan dalam menanggulangi kebutuhan daging sebagai sumber protein hewani, selain kelinci juga banyak diminati sebagai hewan ternak hias, seperti jenis Fujilove, Angora, Dutch, dan Rex,” ujarnya.

Senada, Ketua KPM Farm Jaya Rabbitry, Kurniawan, membenarkan bahwa bisnis kelinci memilikim peluang pasar yang besar.

Hal itu dikarenakan masih terbatasnya peternak kelinci di Kabupaten Kuningan, sehingga kebutuhan kelinci dipasaran masih kurang, terutama kelinci pedaging.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved