Breaking News:

Soal Umpatan Bangsat ke Koswara, Kakek Yang Digugat Anak, Kuasa Hukum : Karena Emosional

Salah satu umpatan yang terdengar yakni kalimat 'bangsat'. Video itu sempat ditunjukan oleh Hamidah, anak Koswara yang kelima.

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Mega Nugraha
RE Koswara (tengah), orangtua yang digugat anaknya Rp 3 miliar, akhirnya tahu bahwa salah satu anaknya, Masitoh meninggal dunia pada Senin (18/1/2021). Foto diambil di PN Bandung, Selasa (19/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - RE Koswara (85), kakek di Kota Bandung yang digugat anaknya melaporkan ketiga anaknya, Deden, Ajid dan Mochtar ke Polda Jabar pada Senin 25 Januari atas tuduhan intimidasi, pengancaman dan penghinaan.

Dalam pelaporan, Koswara didampingi kuasa hukumnya, Bobby Herlambang Siregar dan rekan-rekannya.

Salah satu bukti yang disertakan, yakni video rekaman sejumlah pria berteriak kata kasar ke arah Koswara yang sedang berjalan. 

Baca juga: Anak Gugat Orangtua Rp 3 M Mengarah Damai, Dedi Mulyadi Masih Ingin Pertemukan Koswara dan Deden

RE Koswara (85), kakek yang ramai dalam pemberitaan anak gugat orangtua di Kota Bandung bertemu dengan Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi di Kantor Hukum Progresive, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Rabu (20/1/2021).
RE Koswara (85), kakek yang ramai dalam pemberitaan anak gugat orangtua di Kota Bandung bertemu dengan Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi di Kantor Hukum Progresive, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Rabu (20/1/2021). (Tribunjabar.id/Mega Nugraha)

Salah satu umpatan yang terdengar yakni kalimat 'bangsat'. Video itu sempat ditunjukan oleh Hamidah, anak Koswara yang kelima. Sedangkan Deden anak kedua, Ajid ke empat dan Mochtar anak ke enam Koswara

Saat dikonfirmasi, kuasa hukum Deden, Musa Darwin Pane tidak membantah soal peristiwa di video tersebut. Peristiwa itu terjadi di tanah milik orangtua Koswara di Jalan AH Nasution, seluas 4000 meter.

"Jadi memang semua suasana sedang emosional. Itu perkara lama dan dilaporkan ke polisi. Saat itu mereka (Deden, Ajid da Mochtar) datang kesana, mereka merasa terjebak karena ada foto-foto bahkan ada oknum ormas," ucap Musa di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Bandung, Selasa (26/1/2021).

Saat itu, Deden hadir bersama Ajid dan Mochtar seusai menghadiri persidangan yang berakhir dengan putusan hakim agar perkara gugatan masuk mediasi selama 30 hari. 

Saat Musa menjelaskan, Deden menambahkan cerita soal di video itu. 

"Ya saya tahu semua. Di video itu ada awalnya dulu, dari video awalnya itu dipengaruhi Hamidah," ucap Deden. Musa Darwin kembali menimpali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved