Breaking News:

Dukungan Kepada Penegak Hukum Ungkap Dua Kejadian di Masjid Islamic Center Indramayu Terus Mengalir

Masjid Islamic Center bukan hanya ikon religi kebanggaan Kabupaten Indramayu. Termasuk juga kebanggaan daerah sekitarnya

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Plafon di ruang utama salat Masjid Islamic Center Indramayu Syekh Abdul Manan runtuh, Minggu (24/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dukungan kepada pihak penegak hukum untuk mengungkap kejadian yang terjadi di Masjid Islamic Center Indramayu Syekh Abdul Manan terus mengalir.

Salah satunya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, Syaefudin. 

Ia mengatakan turut prihatin atas kejadian tersebut.

"Kami meminta kepada pihak penegak hukum untuk serius menangani dan menginvestigasi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Pasar Sindangkasih Cigasong Majalengka Direnovasi Februari 2021 Mendatang, Terminal Pindah ke Depan

Baca juga: Cita-cita Ingin Jadi Pilot, Pemuda Kuningan Ini Pulang dari Jepang Pilih Jadi Petani Jahe Merah

Baca juga: Angka Kemiskinan di Kuningan, Indramayu dan Kota Cirebon Naik, Pandemi Covid-19 Jadi Biang Kerok

Syaefudin menyampaikan, Masjid Islamic Center bukan hanya ikon religi kebanggaan Kabupaten Indramayu.

Termasuk juga kebanggaan daerah sekitarnya. Oleh karena itu, penyebab pasti mengapa dua bagian masjid megah yang dibangun dengan menghabiskan anggaran Rp 122 miliar itu ambruk harus diusut.

Padahal usianya baru sekitar 2 tahun, setelah diresmikan pada 1 Juni 2018 lalu.

"Kami cukup prihatin dengan adanya kejadian itu," ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua kejadian itu terjadi secara berturut-turut dengan waktu yang bersamaan, ketika para jamaah tengah zikir seusai salat berjemaah Zuhur.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved