Breaking News:

Bupati Karna Sobahi Mengadu ke Pusat Soal 32 Bencana yang Terjadi di Majalengka, Dapat Bantuan Tenda

Selain menghadapi bencana yang diperkirakan akan terus terjadi, pihaknya juga mengaku masih kekurangan alat berat.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Pergerakan tanah di Blok Tarikolot, Desa Sidamukti, Kecamatan/Kabupaten Majalengka semakin parah, Senin (25/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA -  Bupati Majalengka, Karna Sobahi, mengadu ke pemerintah pusat terkait 32 bencana alam yang terjadi di Kabupaten Majalengka selama bulan Januari 2021.

Sejak 1 Januari lalu, bencana longsor, banjir, pergerakan tanah dan lain-lain menerjang daerah dengan sebutan kota angin ini.

"Kami sudah konsultasi ke pusat kemarin lewat Sekda. Alhamdulilah, akan membantu berupa tenda, kalau logistik kami yang siapin," ujar Karna, Senin (25/1/2021).

Baca juga: DPR RI Desak Pemda Gelar Investigasi, Beberapa Bagian Masjid Islamic Center Indramayu Riskan Ambruk

Baca juga: 62 Pelaku Usaha Membandel Tak Patuhi Ketentuan PPKM, Langsung Ditindak Satpol PP Kabupaten Cirebon

Baca juga: Kabupaten Kuningan Pastikan Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari, Ini Penjelasan Bupati Acep

Selain menghadapi bencana yang diperkirakan akan terus terjadi, pihaknya juga mengaku masih kekurangan alat berat.

Apalagi, menghadapi bencana tanah longsor yang membutuhkan alat berat tersebut.

"Susahnya yaitu, kalau bencana longsor terjadi di sejumlah titik di waktu bersamaan. Penanganan akan lambat. Paling kita gunakan kekuatan masyarakat," ucapnya.

Orang nomor satu di Majalengka ini menambahkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait penanganan banjir.

Pihak BBWS berjanji akan segera melakukan normalisasi sungai.

"Kemarin kita sudah ke BBWS. Untuk solusi pertama dulu, yaitu pengerukan," jelas dia.

Potensi Bencana di Majalengka

Sedikitnya ada lima potensi bencana di Kabupaten Majalengka pada tahun 2021 ini.
Hal itu sesuai assesment yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka.
Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Agus Permana melalui Unit Informasi Geospasial Bidang Kedaruratan BPBD Majalengka, Fery mengatakan sejumlah bencana itu termasuk ekstrem yang diprediksi bakal terjadi di Majalengka.
Bencana itu, yakni Longsor, Gerakan Tanah, Banjir, Kebakaran hingga Cuaca Ekstrim.
"Kami telah berhasil melakukan assesmen peta rawan bencana dengan 5 potensi bencana alam mulai Longsor, Gerakan Tanah, Banjir hingga Cuaca Ekstrim tahun 2021 ini di Kabupaten Majalengka," ujar Fery, Kamis (21/1/2021).
Tak hanya itu, jelas dia, suatu saat ketika terjadi gerakan dari Gunung Ciremai yang mengakibatkan semburan abu vulkanik, menjadi bencana lainnya yang akan berdampak negatif kepada Majalengka.
"Tidak menutup kemungkinan kita juga akan dapat lontaran muntahan abu vulkanik gunung Ciremai dan itu di prediksi akan sampai Kecamatan Ligung," ucapnya.
Fery menjelaskan, potensi bencana alam di Majalengka dapat dilihat dari 3 Level warna berbeda yang menunjukkan potensi risiko akan terjadi.
"3 Warna, warna merah, kuning dan hijau , warna merah artinya risiko tinggi, kuning menengah dan hijau risiko rendah," jelas dia.
Berikut detail data peta potensi bencana dari banjir, longsor, gerakan tanah, dan cuaca ekstrim di Kabupaten Majalengka.
- Potensi banjir risiko tinggi, yakni sebanyak 76 desa.
- Potensi banjir menengah sebanyak 85 desa.
- Untuk potensi longsor risiko tinggi berdasarkan pemetaan BPBD sebanyak 14 Desa, yaitu terdiri dari Desa Cibunut, Tejamulya, Sukasari Kidul, Sadasari, Haurseah, Sukadana, Argalingga, Gunungwangi, Mekarwangi, Sangiang, Sedaraja, Cidadap, Wangkelang, Cimuncang.
- Sementara, potensi longsor menengah berada di 71 desa yang harus waspada.
- Terkait potensi gerakan tanah risiko tinggi diprediksi BPBD Majalengka berada di 17 desa dan potensi gerakan tanah risiko menengah berada di 61 desa.
- Adapun terkait potensi cuaca ekstrim risiko tinggi hampir terjadi di seluruh di Kabupaten Majalengka.
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved