Breaking News:

Akhir Pekan, Kasus Covid-19 di Majalengka Masih Bertambah 11, Satgas Sulit Lacak Asal Penyebaran

Kami hanya sebisa mungkin melakukan tracing jika ada suatu kasus Covid-19. Karena kami saat ini sudah sangat sulit mencari titik awal

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Hingga memasuki akhir pekan ketiga bulan Januari 2021, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka masih terus bertambah.

Pada hari ini tercatat terjadi kembali penambahan sebanyak 11 kasus.

Hal itu sesuai dengan data di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka, Sabtu (23/1/2021) pukul 16.23 WIB.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Majalengka, Alimudin mengatakan, terus terjadinya penambahan kasus positif Covid-19 di Majalengka disebabkan sulitnya melacak penyebaran Covid-19.

Baca juga: BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Minggu 24 Januari 2021, 19 Daerah Akan Diterpa Hujan Angin

Baca juga: Terancam Hukuman Seumur Hidup Karena Korupsi Rp 1,1 M, Ketua KONI Kota Tasik: Ikuti Proses Hukumnya

Baca juga: Kecelakaan Maut, Mahasiswi Kebidanan yang Akan ke Kampus Tewas Terlindas Truk di Garut

Apalagi, mobilitas masyarakat saat ini tidak sepenuhnya dibatasi.

"Kami hanya sebisa mungkin melakukan tracing jika ada suatu kasus Covid-19. Karena kami saat ini sudah sangat sulit mencari titik awal penyebarannya," ujar Alimudin, Sabtu (23/1/2021).

Disampaikan dia, kasus terkonfirmasi pada hari kemarin tercatat sebanyak 1.369 kasus.

Pada hari ini, bertambah menjadi 1.380 kasus.

Masih disampaikan Ali, pasien aktif kini berjumlah 171yang mana sebelumnya 176.

Sementara, pasien sembuh dari penyakit Covid-19 berjumlah 1021 orang.

"Kecamatan Majalengka kini menjadi daerah dengan jumlah kasusnya cukup banyak yang kini ada 32 pasien aktif dari 179 secara keseluruhan," ucapnya.

Ali menambahkan, kasus Suspek dari 1.116 menjadi 1.383 orang sejak sehari terakhir ini dengan rincian 93 orang tengah isolasi, 1.290 selesai isolasi dan meninggal dunia menjadi 24 orang.

Sementara, kontak erat sudah mencapai 5.324 orang, rinciannya 770 karantina, dan 4.556 Discarded.

"Pasien probable naik dari 62 orang menjadi 63," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved