Breaking News:

Jangan Main-main Keberadaan Orang Asing di Cirebon Bisa Diawasi Melalui Aplikasi IDN e-Arrival Card

Menurut dia, aplikasi itupun dapat mendeteksi lalu lintas orang asing selama berada di seluruh wilayah Indonesia.

Ahmad Imam Baehaqi - Tribincirebon.com
Sejumlah perwakilan instansi yang tergabung dalam Tim Pora Kota Cirebon saat rakor di aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Jl Sultan Ageng Tirtayasa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (21/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon menyosialisasikan penggunwwn aplikasi IDN e-Arrival Card dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Kota Cirebon, Kamis (21/1/2021).

Rakor yang diikuti perwakilan berbagai instansi yang tergabung dalam Tim Pora Kota Cirebon, itu berlangsung di aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Jl Sultan Ageng Tirtayasa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cirebon, Arfa Yuda Indriawan, mengatakan, aplikasi IDN e-Arrival Card dapat digunakan untuk mengawasi orang asing.

Menurut dia, aplikasi itupun dapat mendeteksi lalu lintas orang asing selama berada di seluruh wilayah Indonesia.

Pasalnya, WNA diharuskan mengisi data dirinya di aplikasi tersebut saat tiba di Indonesia, termasuk lokasi tinggal dan tujuan perjalanannya.

"Datanya terkoneksi ke seluruh Kantor Imigrasi se-Indonesia, sehingga bisa diketahui saat ada orang asing di wilayah kerjanya," kata Arfa Yuda Indriawan saat ditemui usai kegiatan.

Ia mengatakan, pengawasan aktivitas orang asing juga lebih mudah melalui pelaporan aplikasi tersebut.

Mengingat orang asing yang datang ke Indonesia telah mengisi data dirinya sehingga setiap aktivitasnya akan terdeteksi.

Selain itu, data tersebut juga akan disampaikan kepada stakeholder terkait di Kota Cirebon yang terlibat dalam Tim Pora.

"Mereka bisa mengawasi orang asing sesuai tupoksinya masing-masing," ujar Arfa Yuda Indriawan.

Arfa menegaskan, pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab seluruh instansi yang tergabung dalam Tim Pora.

Namun, setiap instansi mempunyai tugas dan peranan yang berebeda-beda meski muaranya adalah Kantor Imigrasi.

Terutama dalam hal pendeportasian dan pencekalan orang asing yang terbukti melakukan tindakan pelanggaran hukum saat berada di Indonesia.

"Aplikasi ini merupakan inovasi dari Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Bapak Dodi Heru Tjondro," kata Arfa Yuda Indriawan.

Baca juga: Anak yang Berani Menggugat Orangtua Kandung Rp 3 Miliar Meninggal Satu Hari Sebelum Sidang

Baca juga: Baru Ijab Kabul dan Sah Jadi Istri, Cewek Asal Tasik Ini Merayu Suami Ingin Peluk Mesra Mantan Pacar

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved