Breaking News:

Diki Jenggo Mati Suri Dua Kali, 2017 Dikira Meninggal, 2018 Keliaran di Cipanas, Alami Gangguan Jiwa

Ading kembali kaget melihat postingan di media sosial, Diki yang dikabarkan meninggal di tahun 2019 tiba-tiba ditemukan tergeletak pagi tadi di Cipana

Istimewa
Koordinator Dede Iksan kembali menemukan Diki Jenggo tergeletak di Cipanas setelah dikabarkan meninggal tahun 2017 dan 2019. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Cerita orang yang sudah meninggal kemudian hidup kembali atau mati suri sempat terjadi di beberapa daerah.

//

Dari sekian cerita mati suri, di Cianjur ternyata ada yang disebut-sebut mengalami mati suri dua kali.

Kejadian tersebut terjadi tepatnya di kawasan Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Seorang warga Diki Jenggo (40) dikabarkan telah meninggal pada tahun 2017 dan 2019. Namun Rabu (20/1/2021) pagi, Diki ditemukan kembali tergeletak di Kampung Balakang, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas tak jauh dari rumah ketua RT setempat.

Koordinator Rumah Singgah Sampah Cipanas, Dede Ikhsan (45), menjadi saksi saat tahun 2017 Diki Jenggo mengalami mati suri untuk yang pertama kalinya.

"Di tahun 2017 akhir Diki dikabarkan meninggal. Saya cek bersama sopir ambulans Desa Sindanglaya H Oman, memang benar saat itu Diki sudah meninggal karena pada saat ditemukan kondisi kepala sudah membusuk. Bahkan sudah banyak belatung dari mata dan telinganya," kata Dede yang akrab disapa Ading, di Cipanas, Rabu (20/1/2021).

Ading mengatakan, mayat Diki saat itu diantarkan ke rumah ayahnya di Cikendi Kecamatan Cikalongkulon. Setelah mengantar mayat Diki, Ading pun langsung pulang lagi ke Cipanas.

Ading mengatakan, Diki Jenggo (40) merupakan mantan petugas kebersihan di Rumah Singgah Sampah Cipanas sebelum kejiwaannya terganggu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved