Breaking News:

TKW Meninggal di Mesir

Kades Dadap Indramayu Prihatin, TKW Meninggal di Mesir dan Keluarganya Diminta Uang Rp 170 Juta

Pemdes Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu mengaku prihatin dengan meninggalnya salah satu warganya, Suniah (50) yang meninggal di Mesir

Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kepala Desa Dadap, Asyriqin Syarif Wahadi, Rabu (20/1/2021). 

Kepentingan Suniah ke Mesir pun hanya karena kepentingan ekonomi. 

Seharusnya, pemerintah bisa bertanggungjawab untuk pemulangan jenazah tanpa meminta biaya sepeser pun.

Berbagai usaha pun, kini tengah dilakukan pemerintah desa.

Termasuk mendesak agar pemerintah pusat melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bisa memfasilitasi pemulangan jenazah ke tanah air.

Pemerintah desa, disampaikan Asyriqin Syarif Wahadi juga sudah mencoba menghubungi kembali konsuler yang meminta uang tersebut. 

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada kabar lebih lanjut dari konsuler yang bersangkutan.

"Jadi kami berharap kepada pemerintah mohon memberikan kebijakan yang lebih baik untuk warga kami," ujarnya.

"Kalau di pulangkan ya di pulangkan kalau seandainya kebijakan untuk dikuburkan di sana, tolong jangan ditakut-takutin masalah finansial," lanjut Asyriqin Syarif Wahadi.

Baca juga: Seorang Marbot Masjid di Cirebon Diancam Hukuman Kebiri Kimia, Diduga Berbuat Asusila pada  13 Anak

Baca juga: Orangtua yang Digugat Anaknya Rp 3 Miliar Akhirnya Tahu Satu Anaknya Meninggal, Begini Reaksinya

Baca juga: Orangtua yang Digugat Anak Itu Mantan Bos Bioskop, Kini Bertemu Dedi Mulyadi, Nangis Saat Ungkap Ini

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved