Breaking News:

Banjir Bandang di Puncak

Anak-anak Korban Banjir Longsor di Puncak Alami Syok, Dinsos Bikin Tenda Ini Khusus untuk Mereka

Sebagai bentuk mengatasi rasa traumatik, Dinas Sosial Kabupaten Bogor mendirikan satu tenda pengungsian khusus untuk bermain anak.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Dinas Sosial Kabupaten Bogor mendirikan satu tenda pengungsian khusus untuk bermain anak. 

TRIBUNCIREBON.COM, BOGOR - Bencana tanah longsor dan banjir bandang yang terjadi RT 02 RW 02 Desa Tugu Selatan, Kampung Gunung Mas, Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1/2021) menimbulkan trauma bagi anak-anak.

Sebagai bentuk mengatasi rasa traumatik, Dinas Sosial Kabupaten Bogor mendirikan satu tenda pengungsian khusus untuk bermain anak.

"Tadi banyak anak-anak yang merasa trauma dengan kejadian tanah longsor ini. Kami tentu berupaya memberikan pelayanan terutama untuk mengembalikan keceriaan anak-anak," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - TKW Asal Indramayu Ditemukan Meninggal di WC Rumah Majikannya di Arab Saudi

Baca juga: Kisah Cinta Dayana dan Fiki Naki Bikin Baper Netizen, Gadis Kazakhstan Itu Bilang Aku Cinta Kamu

Baca juga: Asik Boncengan Sepasang Kekasih Ini Disiram Air Keras oleh 4 Pria, Akibatnya Wajah Mereka Luka Berat

Wulan menambahkan, upaya yang dilakukan Dinsos merupakan salah satu bentuk peduli terhadap sesama.

"Jadi supaya anak-anak tidak merasa sedih bahwa dia itu tidak kenapa-kenapa, dia tidak berada dalam keterpurukan. Dalam tenda ini anak-anak kita berikan permainan," jelasnya.

Wulan menjelaskan bahwa untuk sementara waktu hanya mendirikan satu tenda peleton.

"Untuk sementara kita dirikan satu tenda pleton untuk pengungsian. Terutama sarana bermain anak," ungkapnya.

241 Orang Mengungsi

 Sebanyak 241 orang mengungsi akibat rumahnya terdampak banjir bandang di Kampung Gunung Mas dan Kampung Rawa Dulang di Desa Tugu Selatan, 

Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Sebanyak tiga bangunan rusak dan empat lainnya terancam akibat banjir bandang tersebut.

Manajer Pusdalops BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu mengatakan rinciannya, di Kampung Rawa Dulang terdapat 8 keluarga atau 30 jiwa yang mengungsi di rumah Joglo Gunung Emas.
Kemudian di Pondok 1-10 terdapat 38 keluarga atau 139 jiwa dan di pondok 11-20 terdapat 19 keluarga dan 69 Jiwa.
"Total seluruh pengungsi 65 kepala keluarga atau 241 jiwa. Dari kejadian banjir bandang ini tidak ada korban jiwa," kata Budiman melalui ponsel, Rabu (20/1).
Kemudian terdapat dua unit rumah yang mengalami rusak berat dan sebuah warung. Sedangkan empat unit rumah lainnya terancam di Kampung Rawa Dulang.
Para pengungsi ini, katanya, memiliki kebutuhan mendesak berupa pipa air dan tempat penampungan air bersih karena sarana tersebut hancur oleh banjir bandang.
"Banjir saat ini sudah mulai surut. BPBD Kabupaten Bogor mendirikan posko di Gunung Mas untuk penerimaan logistik dan bantuan lainnya.
Tim TRC BPBD Kabupaten Bogor masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan," katanya.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 900 jiwa terdampak banjir bandang di Kabupaten Bogor, pada Selasa (19/1). Banjir bandang tersebut disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang disertai longsoran dari gunung. 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat melaporkan banjir yang terjadi tepatnya di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, sekitar pukup 10.00 WIB tersebut membuat 900 jiwa terdampak banjir. 
Budiman mengatakan banjir terjadi akibat curah hujan tinggi membuat longsoran di atas gunung, sehingga mengakibatkan banjir bandang ke permukiman warga.
"Sebelumnya terjadi hujan dengan intensitas tinggi sehari sebelumnya dan menimbulkan longsor dengan skala kecil dan longsoran tersebut membendung aliran sungai yang akhirnya tidak bisa dibendung dan meluap ke pemukiman warga," katanya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, dalam beberapa hari ke depan, wilayah Bogor dan sekitarnya, berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.
BNPB pun mengimbau kepada warga untuk selalu waspada dan siaga menghadapi musim hujan yang akan berlangsung hingga Februari 2021. 
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Dinas Sosial Bangun Tenda Bermain di Puncak untuk Hilangkan Trauma Anak Akibat Longsor, https://bogor.tribunnews.com/2021/01/19/dinas-sosial-bangun-tenda-bermain-di-puncak-untuk-hilangkan-trauma-anak-akibat-longsor.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved