Breaking News:

Pantas Saja Banjir Merajalela, Kebun & Tambang Ilegal Indonesia Capai 17,1 Juta Hektare, Negara Rugi

Komisi IV DPR RI mengungkap tentang kebun dan tambang ilegal di hutan Indonesia masing-masing mencapai

Editor: Fauzie Pradita Abbas
SHUTTERSTOCK via Kompas.com
lustrasi banjir 

TRIBUNCIREBON.COM - Komisi IV DPR RI mengungkap tentang kebun dan tambang ilegal di hutan Indonesia masing-masing mencapai sekitar 8,4 juta hektare dan 8,7 juta hektare.

//

Dari lahan seluas itu, negara dirugikan hingga ratusan triliun rupiah.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menjelaskan kebun dan tambang ilegal itu tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.

Ia merinci kebun dan tambang ilegal di Kalimanten Tengah masing-masing mencapai 3.934.963 hektare dan 3.570.519,20 hektare.

Lalu di Kalimantan Timur kebun ilegal mencapai 750.829 hektare dan tambang ilegal 774.519 hektare.

Presiden Joko Widodo yang berada di dalam mobil kepresidenan melintasi banjir di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/1/2021).(ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
Presiden Joko Widodo yang berada di dalam mobil kepresidenan melintasi banjir di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/1/2021).(ANTARA FOTO/Bayu Pratama S) ()

Selanjutnya di Kalimantan Barat, kebun ilegal memcapai 2.145.846 hektare dan tambang ilegal 3.602.263 hekatre.

Lalu di Kalimantan Selatan, kebun ilegal 370.282,14 haktare dan tambang ilegal 84.972,01 hektare.

Berikutnya di Sulawesi Tengara, kebun ilegal mencapai 20.930 hektare dan tambang ilegal 617.818 hektare.

Kemudian di Riau, kebun ilegal mencapai 333.864,08 hektare. Berikutnya di Jambi, kebun ilegal mencapai 298.088 dan tambang ilegal 67.742 hektare.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved