Breaking News:

Benih Lobster Sitaan Ditpolairud Polda Jabar Bakal Dilepasliarkan di Pangandaran

Bahkan, jajarannya langsung berangkat ke Pangandaran setelah menerima baby lobster hasil sitaan Ditpolairud Polda Jabar.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Ahmad Imam Baehaqi - Tribincirebon.com
Sejumlah petugas saat mengemas benih lobster sitaan di Mako Ditpolairud Polda Jabar, Jalan Kapten Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (18/1/2021). Puluhan ribu benih lobster tersebut akan dilepasliarkan di Pangandaran. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Petugas Ditpolairud Polda Jabar menyita 56950 benih lobster dari tersangka kasus penyelundupan berinisial A (33).

Puluhan benih lobster pasir dan mutiara itupun langsung diserahkan ke Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Cirebon untuk dilepasliarkan ke habitatnya.

Kepala SKIPM Cirebon, Obing Hobir As'ari, mengatakan, rencananya benur tersebut dilepasliarkan di Pangandaran.

Bahkan, jajarannya langsung berangkat ke Pangandaran setelah menerima baby lobster hasil sitaan Ditpolairud Polda Jabar.

Baca juga: Merinding Suara Tangis dan Teriakan Minta Tolong di Tengah Laut Viral Saat Penyisiran Sriwijaya Air

Baca juga: Bayi 11 Bulan Fao Nuntias Zai Penumpang Sriwijaya Air yang Sempat Viral Berhasil Diidentifikasi

"Hari ini tim kami langsung berangkat ke Pangandaran membawa benih lobster ini," ujar Obing Hobir As'ari saat ditemui di Mako Ditpolairud Polda Jabar, Jalan Kapten Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (18/1/2021).

Namun, ia mengakui pelepasliaran benih lobster itu bergantung pada cuaca di Pangandaran.

Jika cuaca bersahabat maka pihaknya langsung melepasliarkan puluhan ribu benur yang diperkirakan berusia satu bulan tersebut.

"Kalau cuaca buruk kemungkinan akan dilepasliarkan Selasa (18/1/2021) pagi," kata Obing Hobir As'ari.

Menurut dia, di wilayah Jawa Barat habitat benur berada di Pulau Biawak Indramayu dan sepanjang garis pantai selatan.

Obing mengatakan, cuaca saat ini tidak memungkinkan benih lobster itu dibawa ke Pulau Biawak Indramayu.

Karenanya, jajarannya memutuskan untuk melepaskan baby lobster dari Ditpolairud Polda Jabar ke patai Pangandaran.

"Kami sudah berkoordinasi dengan kementerian untuk pelepasliaran benur kali ini," ujar Obing Hobir As'ari.

Ia memastikan puluhan ribu benih lobster itu sudah dicek dan kondisinya cukup bagus.

Karenanya, diputuskan benih lobster tersebut tidak perlu dikarantina dan bisa langsung dilepasliarkan.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved