Breaking News:

Detik-detik Bangunan Pesantren Ambruk Saat 65 Santri Tengah Shalat Maghrib, 11 Orang Terluka

Dari 65 orang tersebut sebanyak 11 orang sempat dibawa ke Rumah Sakit Cimacan karena menderita luka.

Tribunjabar.id/Ferri Amiril M
Bangunan pondok pesantren Al Mudaaroh di Kampung Loji, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Sabtu (16/1/2021)sekitar pukul 18.25 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril M

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur mengatakan total santri yang berada di pesantren saat bangunan ambruk berjumlah 65 orang.

Dari 65 orang tersebut sebanyak 11 orang sempat dibawa ke Rumah Sakit Cimacan karena menderita luka.

Sisanya sebanyak 54 orang selamat dan tak terkena reruntuhan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Moch Irfan mengatakan kejadian persisnya saat salat Magrib Sabtu (16/1/2021)sekitar pukul 18.25 WIB.

Bangunan pondok pesantren Al Mudaaroh di Kampung Loji, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Sabtu (16/1/2021)sekitar pukul 18.25 WIB.
Bangunan pondok pesantren Al Mudaaroh di Kampung Loji, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Sabtu (16/1/2021)sekitar pukul 18.25 WIB. (Tribunjabar.id/Ferri Amiril M)

"Ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Mudaaroh di Kampung Loji, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur menimpa sebanyak 11 orang santri, 54 orang lainnya selamat," ujar Irfan Minggu (17/1/2021) di Cianjur.

Irfan mengatakan, santri di pesantren tersebut berjumlah 94 orang, namun sebanyak 29 orang sudah pulang sebelum kejadian ambruknya bangunan.

"Sebanyak 11 orang sempat dibawa ke RSUD Cimacan dan sudah dikembalikan ke rumahnya masing masing dengan kondisi luka ringan," kata Irfan.

Ia mengatakan, sebanyak 54 orang yang selamat sudah dicek oleh pimpinan pondok pesantren.

Upaya yg dilakukan pada BPBD hari ini koordinasi dengan forkopimcam, koordinasi dengan pihak pesantren, pihak desa, evakuasi puing-puing bangunan dengan cara manual, pembersihan material bangunan yg ambruk dan memastikan tidak ada korban jiwa yang tertimbun.

"Ada 21 unsur personel gabungan yang terlibat evakuasi material hari ini," katanya.(*)

Baca juga: Detik-detik Pengeroyokan Napi yang Tewas di Lapas Kelas II B Indramayu, Terjadi Jam Makan Sore

Baca juga: Mamah Dedeh Lahirkan Bayi Ajaib di Kamar Mandi Saat Buang Air Kecil, Padahal Tak Merasa Hamil

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved