Breaking News:

Sungai Cimanuk Meluap

Hasil Kaji Cepat BPBD, Ada Sejumlah Wilayah di 5 Kecamatan di Indramayu yang Terendam Banjir

Meliputi Kecamatan Bangodua, Kecamatan Kertasemaya, Kecamatan Jatibarang, Kecamatan Lohbener, dan Kecamatan Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Banjir yang merendam pemukiman di sana beragam, paling tinggi melanda pemukiman di Bantaran Sungai Cimanuk 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Banjir akibat luapan Sungai Cimanuk Indramayu sedikitnya mengakibatkan sejumlah wilayah di 5 kecamatan terendam banjir, Jumat (15/1/2021).

Meliputi Kecamatan Bangodua, Kecamatan Kertasemaya, Kecamatan Jatibarang, Kecamatan Lohbener, dan Kecamatan Indramayu.

Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil kaji cepat dengan cara susur sungai yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu.

Team Kaji Cepat BPBD Kabupaten Indramayu, Ismail Husni mengatakan, kondisi beberapa wilayah di lima kecamatan itu sama terendam banjir.

Baca juga: Puluhan Kambing dan Domba Dievakuasi Perahu BPBD Akibat Kandang Ikut Terendam Banjir Indramayu

Baca juga: Padahal Tak Ada Hujan, tapi Pemukiman Warga di Indramayu Terendam Banjir, Setinggi Dada Orang Dewasa

"Banjir akibat luapan Sungai Cimanuk," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Salah satu wilayah yang terdampak ada di Blok Bungkul Timur Kelurahan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Di sana, ada sebanyak 18 rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian 20-60 centimeter.

Kendati demikian, untuk rumah warga yang berada di daerah bantaran Sungai Cimanuk sempat mencapai ketinggian 1,5 meter atau sedada orang dewasa.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Indramayu, A Fatah menjelaskan, penyebab terjadinya banjir akibat adanya pengurasan di Sungai Sindupraja dan Sungai Cipelang.

Sehingga debit air dialirkan ke Sungai Cimanuk, kondisi debit air yang tinggi membuat tanggul sungai tak kuat menahan dan melimpas ke pemukiman.

"Tapi alhamdulillahnya sekarang sudah selesai, dan aliran debit air dari Bendung Rentang sudah normal," ujar dia.

Baca juga: Astagfirullah Akun Facebook Rtuu Yuliana Lakukan Penghinaan Atas Wafatnya Syekh Ali Jaber

Baca juga: Satwa Langka Elang Ular Bido Ditemukan di Majalengka dalam Kondisi Luka, Diduga Diburu Orang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved