Breaking News:

Kasus Covid 19 di Kuningan

Innalillahi, Dua Pasien Positif Covid-19 di Kuningan Meninggal Dunia Saat Jalani Perawatan di RS

dua pasien positif Covid-19 yang meninggal tersebut sudah dimakamkan sesuai prosedur pemakaman jenazah Covid-19.

Istimewa
Petugas menyemprotkan desinfektan ke lokasi Tempat Pemakaman Umum di Kuningan sebelum dilakukan proses pemakaman dengan standar Covid-19. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sebanyak dua pasien positif Covid-19 meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Kedua pasien itu menderita penyakit bawaan. 

Ketua Harian Tim Gugus Satgas Covid19 Kuningan, Indra Bayu Permana, membenarkan informasi adanya dua pasien Covid-19 yang meninggal dunia tersebut.

Baca juga: Jadwal Acara TV Kamis 14 Januari 2021: Sinteron Ikatan Cinta di RCTI, Keluarga Bosque di Trans TV

Baca juga: LOKER Besar-Besaran Kementerian PUPR RI Paling Lambat 15 Januari 2021, Cek Link Pendaftarannya

Baca juga: VIRAL Angkot Nyelonong Nabrak Gedung Puskesmas Cipeucang, Bagian Depan Hancur, Sopir Mau Ganti Rugi

"Mereka masing - masing  berjenis kelamin perempuan (70) dari warga Kecamatan Cigugur dan laki-laki (50) warga Kecamatan Kuningan," ungkap Indra kepada wartawan, Rabu (13/2/2021).

Indra yang juga Kepala Pelaksana BPBD Kuningan mengatakan, informasi kematian pasien Covid-19 itu masuk berdasarkan laporan update Tim Crisis Centre Gugus Tugas Covid-19 Kuningan. "Iya laporan biasa masuk setiap harinya," ungkap Indra.

Menurut Indra, kedua pasien itu sebelumnya menjalani perawatan di dua rumah sakit berbeda.

"Iya, kedua pasien yang meninggal sebelumnya dirawat di RSUD 45 dan RS Juanda Kuningan, kemudian dari laporan medis juga menyebutkan bahwa keduanya memiliki riwayat penyakit bawaan," katanya.

Indra juga mengatakan dua pasien positif Covid-19 yang meninggal tersebut sudah dimakamkan sesuai prosedur pemakaman jenazah Covid-19.

"Keduanya dimakamkan di TPU masing-masing wilayahnya," katanya.

Kata Indra, dalam proses pemakaman tidak ada penolakan dari masyarakat setempat.

Sejauh ini menurutnya hampir tidak ditemukan masyarakat yang menolak jenazah positif Covid-19 dimakamkan di tempat pemakaman umum.

"Dengan meninggalnya dua pasien positif Covid-19 itu, menambah total kasus kematian akibat virus corona di Kabupaten Kuningan.

Hingga hari ini sudah 39 warga Kabupaten Kuningan meninggal dunia akibat virus tersebut," ujarnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved