Breaking News:

Tim Selam Ditpolairud Polda Jabar Ikut Bantu Evakuasi Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu

Direktur Polairud Polda Jabar, Kombes Pol Widihandoko, mengatakan, tim selam yang dikirimkan beranggotakan enam personel.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Tim selam Ditpolairud Polda Jabar saat mempersiapkan peralatan menyelam untuk membantu evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Selasa (12/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Ditpolairut Polda Jabar mengirimkan tim selam untuk membantu evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu.

Mereka diberangkatkan dari Mako Ditpolairud Polda Jabar, Jalan Kapten Samadikun, Kota Cirebon, pada Minggu (10/1/2021) sore.

Tim selam tersebut akan bergabung dengan petugas gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian jenazah dan puing pesawat rute Jakarta - Balikpapan tersebut.

Direktur Polairud Polda Jabar, Kombes Pol Widihandoko, mengatakan, tim selam yang dikirimkan beranggotakan enam personel.

Tim selam Ditpolairud Polda Jabar saat mempersiapkan peralatan menyelam untuk membantu evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Selasa (12/1/2021).
Tim selam Ditpolairud Polda Jabar saat mempersiapkan peralatan menyelam untuk membantu evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Selasa (12/1/2021). (Istimewa)

Di antaranya, Bripka Ahmad Musoleh, Bripka Taufik Nugraha, Brigadir Riyan Fauzi, Briptu Dicky Hadi Yahya, Briptu Irfan Maulana, dan Bripda Aan Anwar Wahidin.

"Enam personel ini mempunyai sertifikat dari Scuba Schools International (SSI)," kata Widihandoko saat ditemui di Mako Ditpolairud Polda Jabar, Selasa (12/1/2021).

Ia mengatakan, sertifikasi mereka juga telah mencapai tingkatan SAR atau paling tinggi dalam bidang menyelam.

Selain itu, tim selam juga membawa perlengkapan pribadi dari mulai wet suit, sepatu katak, tabung oksigen, dan lainnya.

Widihandoko menyampaikan, mereka diperbantukan hingga operasi SAR pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dinyatakan selesai.

"Mereka tim selam terbaik kami, karena selain sudah tersetifikasi juga berpengalaman," ujar Widihandoko.

Karenanya, pihaknya berharap enam personel tersebut dapat membantu operasi pencarian korban dan puing pesawat.

Baca juga: Perempuan Ini Sempat Mengira Hamil, Dites Positif, Setelah 9 Bulan Mengandung Ternyata Bukan Bayi

Baca juga: Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Media Asing Sebut Indonesia Tempat Buruk untuk Lakukan Penerbangan

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved