Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Media Asing Sebut Indonesia Tempat Buruk untuk Lakukan Penerbangan

Salah satunya adalah The Indian Express, media India, yang mengutarakan buruknya catatan keamanan aviasi Indonesia.

(Dok. Denjaka TNI AL/ Kompas.com)
Tim SAR Gabungan dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI AL menemukan serpihan pesawat Sriwijaya Air di antara pulau Laki dan Pulau Lacang Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/01/2021) pagi.(Dok. Denjaka TNI AL) 

TRIBUNCIREBON.COM Kecelakaan pesawat terbang Sriwijaya Air SJ 182 menjadi sorotan berbagai media asing.

Salah satunya adalah The Indian Express, media India, yang mengutarakan buruknya catatan keamanan aviasi Indonesia.

Media asing tersebut mengungkapkan kecelakaan pesawat Boeing 737-500 dari maskapai Sriwijaya Air SJ182 itu sebagai bukti lain keburukan keamanan aviasi Indonesia.

Indonesia memang pernah mengalami beberapa insiden pesawat kurang mengenakkan yang berkaitan dengan isu keamanan di masa lalu.

Baca juga: Dekat dengan Jokowi Jadi Calon Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut-sebut Bakal Gantikan Idham Azis

Masalah-masalah muncul termasuk perawatan dan latihan pilot kurang memadai, komunikasi atau kegagalan mekanis serta masalah stasiun kontrol.

The Indian Express mengatakan Indonesia merupakan negara terburuk di Asia untuk mengambil moda transportasi penerbangan.

Data dari Aviation Safety Network tunjukkan sudah ada 104 kecelakaan dan 2.353 kefatalan yang berkaitan dengan buruknya keamanan aviasi Indonesia.

Memang penyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 ke Laut Jawa masih belum diketahui sampai black box ditemukan dan diteliti.

Namun ada dua hal yang sudah diketahui, pertama pesawat itu terbang di kondisi hujan deras dan model Boeing Co. sudah berusia 27 tahun.

Boeing 737-500 merupakan salah satu anggota keluarga Boeing 737, salah satu pesawat paling sukses sepanjang massa.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved