Breaking News:

VIDEO - Kolam Renang Pertama di Majalengka Tempat Mandi Keluarga Raja, Kondisinya Terbengkalai

Pemanfaatan Tamansari Sang Raja sebagai kolam renang bertahan hingga sekitar 2010. Sempat ada pembenahan pada 2010, namun kini kondisinya terbengkalai

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok

Menurut catatan sejarah yang ada, Sang Raja sudah ada sejak sekitar tahun 1800-an.

Saat itu, penyebutannya masih menggunakan istilah Tamansari.

Di tempat itulah, keluarga raja biasa bercengkerama atau dahulu disebut kedaleman.

"Awal mulanya dibangun oleh Demang Santana Sastra Permana sekitar tahun 1800, tempat bermainnya keluarga Tumenggung Natakarya. Sebenarnya sudah ada juga sejak tahun 1600, jadi keluaga Tumenggung ini meneruskan atau merawat kolam pemandian ini. Sementara, Demang Santana Sastra Permana itu anaknya Tumenggung Natakarya," ujar Ketua Grup Majalengka Baheula (Grumala), Naro kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (9/1/2021).

Keberadaan Tamansari bertahan hingga ratusan tahun.

Meskipun sistem pemerintahan tidak lagi memakai kerajaan, Tamansari Sang Raja tetap bertahan.

Di tahun 1912, tahap renovasi kembali dilakukan yang ditandai pembangunan tugu di dekat pintu masuk area.

Renovasi dilakukan oleh Bupati ke-7 Majalengka bernama Raden Adipati Arya Sastrabahu.

"Pada 1927 dilakukan pemugaran kembali tahap tiga kali diresmikan, yang dilakukan oleh keponakannya Bupati ke-7 tersebut, yaitu Raden Mas Aria Adipati Suriatanudibrata. Saat itu masyarakat sudah banyak berkunjung," ucapnya.

Bahkan, peresmian tersebut sempat dimuat oleh media Bataviaasch Nieuwsblaad.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved