Breaking News:

3.000 Karyawan Terpapar Covid-19 di Karawang, 270 Pabrik Jadi Klaster Industri Otomatis Ditutup

Dari data Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat sedikitnya 3.000 orang terpapar Covid-19 sepanjang pandemi.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ilustrasi: Para buruh yang masih bekerja di salah satu pabrik di Kecamatan Sumberjaya Majalengka 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG - Klaster industri menjadi klaster terbesar penyumbang Covid-19 di Kabupaten Karawang.

Dari data Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat sedikitnya 3.000 orang terpapar Covid-19 sepanjang pandemi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karawang, Ahmad Suroto menyebutkan jumlah pasien Covid-19 di Karawang saat ini mencapai 6.973 orang dan sebanyak 3.000 orang berasal dari klaster industri.

Total pabrik di Karawang mencapai 964 perusahaan.

Baca juga: BREAKING NEWS Dua Anggota Dewan Kuningan Positif Covid-19, Kantor DPRD Otomatis Ditutup Sementara

Baca juga: Penambahan Kasus Covid-19 di Jabar Tinggi, Dalam 10 Hari Pasien Positif Bertambah 13.991 Orang

Kemudian sebanyak 680 pabrik yang memiliki Izin Operasional dan Mobilitas (IOM) dari Kementerian Perindustrian selama pandemi Covid-19, Suroto mengatakan, dari totak 680 pabrik tersebut sebanyak 270 perusahaan telah menjadi klaster Covid-19.

"Itu yang melaporkan kepada kami. Atau ada juga yang ketahuan, kemudian baru mengakui kepada kami adanya klaster Covid-19 di pabriknya," kata Suroto kepada Tribun Jabar di kantornya, Senin (11/1/2020).

Suroto menjelaskan padahal setiap perusahaan memiliki kewajiban untuk melaporkan setiap pekerjanya saat terpapar maupun penanganan.

Itu tertuang dalam surat edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan operasional pabrik dalam masa kedaruratan kesehatan masyarakat coronavirus disease 2019 dan surat edaran bupati.

"Salah satunya mengatur 50 persen pekerja. Kemudian juga mengajukan operasional kerja selama pandemi. Bagaimana perusahaan juga harus melaporkan 1 kali 24 jam ketika adanya yang terpapar dan bagaimana penanganannya," kata dia. 

Baca juga: Melly Goeslaw Marah dan Tantang dr Tirta Secara Gentle Soal Foto Dirinya Menggunakan Face Shield

Baca juga: Ayah MYD Terpuruk Usai Tahu Anaknya Pemeran Video Asusila dengan Gisel: Kondisinya Lemah Sekali

Halaman
1234
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved