Breaking News:

VIDEO - Berwisata di Dalam Kota Kuningan Pakai Kemuning, Cukup Bayar Rp 20 Ribu Bisa Keliling 1 Jam

Trayek objek wisata yang menjadi titik kunjungan itu masuk jalur Sukamulya - Gunungkeling - Siliwang dan kembali ke titik taman kota Kuningan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Mobil wisata dalam kota pemberian Gubernur Ridwan Kamil beberapa tahun lalu, kini beroperasi kembali usai dihajar kebijakan penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Toto, pengelola mobil wisata Kuningan, mengatakan bahwa mobil ini bebas digunakan warga dan pengunjung luar Kuningan.

"Siapapun boleh naik dan berputar mengeliling objek wisata sebagai rute perjalanan wisata dalam kota," kata Toto saat ditemui di kawasan taman kota Kuningan, Kamis (7/1/2021).

Toto mengungkapkan, cara mudah menikmati dan keliling objek wisata. "Pengunjung cukup bayar Rp 20 ribu, untuk kalangan dewasa dan separo harga untuk kalangan anak - anak," kata Toto.

Baca juga: Mengintip Situs Makam Buyut Desa Majakerta Indramayu Terancam Hilang Digerus Proyek Petrochemical

Baca juga: Pemkab Cirebon Siapkan 75 Titik Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Mensos Risma Blusukan, Soroti Kehidupan Pemulung, Anggota Dewan Ini Ejek Risma Terlalu Lebay: Norak!

Trayek objek wisata yang menjadi titik kunjungan itu masuk jalur Sukamulya - Gunungkeling - Siliwang dan kembali ke titik taman kota Kuningan.

"Dalam perjalanan tadi, pengunjung bisa mampir ke kawasan objek wisata taman purbakala dengan batasan waktu selama 15 menit.

Tidak hanya lokasi wisata tadi, pengunjung juga bisa menikmati kawasan taman Cirendang dengan durasi terbatas tadi," ujarnya.

Total perjalanan sata kali pemberangkatan, kata Toto yang juga pengurus Organda Kuningan ini menambahkan, ini bisa memakan waktu sekitar satu jam dalam satu kali rit.

"Iya sekitar satu jam perjalanan pengunjung bisa menikmati suasana jalur wisata dalam kota," ungkapnya.

Selama pandemi Covid-19, kata dia, perhari itu maksimal dua kali pemberangkatan namun pendapatannya untuk saat sekarang ini jauh berbeda dengan sebelumnya masa pandemi Covid-19. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved