Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Akun Twitter Donald Trump Akhirnya Dibekukan, Terbukti Menghasut Massa dan Mendukung Kerusuhan

Secara spesifik, Donald Trump dinilai telah menghasut massa dan mendukung aksi kerusuhan yang tengah berlangsung di Capitol Hill

business insider
Donald Trump 

Tidak lama usai mengunggah twit tersebut, Trump kembali mengunggah postingan berikut.

Baca juga: Demi Bela Teddy dan Anaknya Dapat Harta Warisan Lina, Ali Nurdin Kuasa Hukum Teddy: Rela Tak Dibayar

"Bagi yang bertanya-tanya, saya tidak akan menghadiri pelantikan (Presiden baru) pada 20 Januari mendatang," tulis Trump.

Akibat kedua twit tersebut, Twitter mengaku tidak lagi dapat menoleransi tindakan yang dilakukan Trump, sehingga berujung pada penangguhan akun secara permanen.

Dihimpun KompasTekno dari The Verge, Sabtu (9/1/2020), langkah pembekuan akun Trump turut diikuti oleh aksi protes oleh karyawan Twitter.

Sebanyak 300 karyawan perusahaan mikroblogging yang bermarkas di San Francisco itu menandatangani petisi untuk menangguhkan akun Twitter Trump secara permanen.

Untuk diketahui, selama menjabat sebagai Presiden AS, Donald Trump menggunakan akun Twitter pribadinya, meski telah disediakan akun Twitter resmi Kepresidenan dengan handle @POTUS (President of the United States).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Twitter Tutup Akun Donald Trump secara Permanen"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved