Breaking News:

Wali Kota Bandung Oded M Danial Kabarkan Dirinya Positif Covid-19, Minta Warga Disiplin Terapkan 3M

Warga diminta untuk terus dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak.

Tribun Jabar - Tribunnews.com
Wali Kota Bandung Oded M Danial 

TRIBUNCIREBON.COM - Wali Kota Bandung Oded M Danial terkonfirmasi positif Covid-19.

Dalam pesan singkat yang disampaikan melalui WhatsApp, Mang Oded mengatakan dirinya tengah karantina mandiri.

Ia pun memohon doa agar bisa segera pulih.

"Mang Oded memohon doa dari seluruh warga Kota Bandung agar bisa pulih dan dapat melalui proses karantina tanpa kendala apapun," kata Mang Oded, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Jodohku Ternyata Ajudan Ayahku, Ini Kisah Cinta Anak Bupati Subang dan Gunawarman Tri Pambudhi

Baca juga: Rizky Billar dan Lesti Kejora Buat Mini Seri, Disebut Bakal Jadi Saingan Sinetron Ikatan Cinta RCTI

Baca juga: Sebelum MYD Muncul, Tiga Pria Ini Sempat Ikut Terseret Kasus Video Syur Gisel, Ini Fakta-Faktanya

Ia pun mengimbau warga Kota Bandung untuk terus disiplin dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Warga diminta untuk terus dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak. Hindari kerumunan dan terus jaga imun dengan makan makanan bergizi juga berolahraga.

Walau tengah isolasi, Mang Oded akan tetap memimpin jalannya pemerintahan Kota Bandung melalui teknologi daring (online).

"Mang Oded akan  memastikan pelayanan publik di Kota Bandung tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat," tulis Mang Oded.

Sebelumnya Mang Oded, beberapa waktu lalu, Wakil Wali Kota Yana Mulyana juga terpapar virus Corona.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, dipastikan positif terjangkit virus Corona (Covid-19). 

Pengakuan positif Covid-19 itu disampaikan Yana melalui akun Instagramnya @kangyanamulyana.

"Assalamualaikum wargi Bandung sadayana, hasil swab test saya hari ini telah keluar dari Dinkes Prov. Jabar, dan dinyatakan saya positif covid 19. Adapun saya telag mengisolasi diri selama 11 hari, dan akan dilanjutkan beberapa hari ke depan. Dengan segala kerendahan hati, saya mohon doa dari wargi Bandung sekalian," tulis Yana.

Yana memasang foto tengah memakai masker warga hijau. Unggahan status itu langsung mendapat respons dari followernya.

Di antaranya akun disbudpar.bdg. 
"Lekas sehat kembali Bapak @kangyanamulyana . Kembali bersama kami membangun Bandung".

Lalu ustaz gaul Evie Efendie pun turut mendoakan.

"Allohumaasyfiii syafakillah labatsa thohorun.. sing sehaaaat ... " tulis ustaz Evie.

Selama hampir dua pekan ini, Yana Mulyana, tidak memiliki agenda Pemkot Bandung. Padahal biasanya orang nomor dua di Kota Bandung itu selalu padat agenda, baik pertemuan dengan masyarakat maupun menerima tamu.

Wali Kota Bandung Oded M Danial, mengakui bahwa wakilnya itu tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Bandung.

"Pak Yana dirawat seusai melakukan tes deteksi virus korona covid-19. Hasil tes belum keluar dan masih menunggu dari Litbangkes di Jakarta, " ujar Oded di Alun-alun Bandung, Senin, (23/03/2020).

Oded mengaku hanya tahu Yana dirawat di sebuah rumah sakit tapi tidak mengetahui penyakit yang dideritanya sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Oded berharap Yana segera pulih dan melakukan tugas sebagai wakil wali kota.

Yana terakhir kegiatan bersama wartawan saat simulasi di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) 13 Maret.

Yana sebelumnya menghadiri seminar di Karawang yang sebagian pesertanya positif terjangkit corona. 

Sementara itu Oded sendiri mengaku belum melakukan tes deteksi corona hingga kini. Pasalnya diakui Oded, alat untuk tes deteksi korona pada pekan lalu habials dan baru bisa dilakukan hari ini.

"Saya belum tes, kemarin ketika hari Sabtu saya ditelpon Pak Gubernur (Ridwan Kamil) dan diminta tes, ternyata habis. Dan sekarang Senin baru datang alatnya dan Insya Allah saya juga akan dites," ungkapnya.

Oded mengimbau agar seluruh kepala dinas di lingkungan Pemkot Bandung untuk inisiatif melakukan tes deteksi corona. Pasalnya mobilitas serta interaksi para kepala dinas cukup tinggi dan dikhawatirkan terpapar virus asa Wuhan, Tiongkok, tersebut.

"Saya imbau kepala dinas harus tes," kata Oded.

Untuk mengatasi Corona, Kota Bandung memasang instalasi wastafel untuk masyarakat dalam rangka memudahkan masyarakat cuci tangan dan dalam penguatan hadapi COVID-19 di Kota Bandung.

"Insya Allah akan dipasang di 30 titik Kota Bandung di tempat keramaian," ujar Oded. Sementara untuk rapid test, Kota Bandung mendapat jatah untuk 2.000 orang. 

Wali Kota Bogor Positif

Wali Kota Bogor Bima Arya dan satu pejabat Pemerintah Kota Bogor yang positif virus corona akan menjalani isolasi selama 14 hari.

Dari keterangan resmi yang dikirim Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Bima Arya akan diisolosi di RSUD Kota Bogor.

"Walikota mempercayakan sepenuhnya penanganan masa isolasi dirinya di RSUD Kota Bogor," kata Dedie A Rachim.

Menurutnya, RSUD Kota Bogor dinilai sudah sangat ciap untuk merawat pasie Covid-19.

"Karena sudah sangat siap untuk merawat pasien COVID-19," katanya.

Menurutnya RSUD Kota Bogor sudah dari jauh mempersiapkan segala kebutuhan untuk mengantisipasi virus corona Covid-19.

"RSUD Bogor memang sejak jauh-jauh hari mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk mengantisipasi wabah COVID-19 di Kota Bogor," katanya.

Sejak dinyatakan positif virus corona, Bima Arya sudah melaporkannya pada Gubernur Jawa Barat Menteri Sekretaris Negara dan Menteri Dalam Negeri.

 Doa Qunut Nazilah, MUI Imbau Umat Islam Baca Tersebut, Agar Terhindar dari Musibah Virus Corona

 Tak Terima Disebut Loyo, Pria Asal Subang Ini Cekik PSK Teman Kencannya Hingga Tewas

"Walikota sudah juga sudah melaporkan kepada Gubernur Jawa Barat, Mentri Sekretaris Negara dan
Mentri Dalam Negeri melalui saluran telepon terkait dengan kondisi beliau," katanya.

Kini menurut Dedie A Rachim, Bima Arya mengimbau kepada seluruh warga Bogor dan publik secara luas untuk terus waspada, betul-betul menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati dalam tawakal dan munajat kepada Yang Maha Kuasa.

Sementara itu selama Bima Arya diisolasi, Pemerintahan Kota Bogor akan berjalan di bawah kordonasi Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

"Pelaksanaan pemerintahan kota akan berjalan seperti biasanya, di bawah koordinasi Wakil Walikota, untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan, dengan tetap fokus pada penanganan dan pencegahan Pandemi virus Corona lebih luas," tutupnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus Corona setelah lakukan kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan.
Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus Corona setelah lakukan kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan. (Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV)

Hasil Tes Positif, Gejala Ringan
Wali Kota Bogor Bogor Bima Arya dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, hasil tes Covid-19 sudah diterima pada Kamis (19/3/2020) sore.

Bima Arya menjalankan tes virus corona pada Selasa (17/3/2020).

"Adapun hasil dari tes tersebut menunjukkan bahwa Walikota Bogor dinyatakan: Positif Corona. Walau mengalami gejala ringan," kata Dedie A Rachim seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima TribunnewsBogor.com (Grup Tribunnews.com)

"Berbagai protokol yang berlaku sudah dijalankan sejak kunjungan ke luar negeri dan menjalankan tugas," kata Dedie.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat memberikan keterangan pers di kediamannya di Baranangsiang Indah, Senin (16/3/2020) malam. (Istimewa)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat memberikan keterangan pers di kediamannya di Baranangsiang Indah, Senin (16/3/2020) malam. (Istimewa) ()

1 Pejabat yang Ikut ke Turki Juga Positif
Tak hanya Bima Arya, lima pejabat yang menjadi rombongan kunjungan kerja ke Turki pun sudah menjalani tes virus corona.

"yang dinyatakan positif dua orang, salah satunya Walikota Bogor," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus Corona setelah lakukan kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan.

Berstatus ODP

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menjelaskan bahwa protap pencegahan wabah virus corona (covid-19) akan diterapkan tak terkecuali kepada Bima Arya selama 14 hari.

Selain Bima Arya, yang dimonitor khusus oleh petugas kesehatan demi cegah penyebaran Covid-19 ini juga berlaku untuk istrinya dan rombongan Pemkot Bogor yang ikut dalam kunjungan ke luar negeri tersebut.

"Pak Bima sebagai kepala daerah kita berikan perhatian selama 14 hari ke depan setelah beliau mendarat, dilakukan proses monitoring pemantauan khusus oleh Dinas Kesehatan," kata Dedie A Rachim saat ditemui TribunnewsBogor.com di Stasiun Bogor, Minggu (15/3/2020).

Dia menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan protokol treatment seseorang yang baru melaksanakan perjalanan ke wilayah-wilayah atau negara yang endemis.

Termasuk harus melewati pemeriksaan suhu dimana jika suhu diatas 38 derajat celcius maka treatment yang dilakukan akan berbeda pula seperti harus menjalani proses karantina.

"Tapi (Bima Arya) bukan dijemput masuk ke ambulans, tapi kita hanya asistensi, pendampingan sekaligus ini dijadikan contoh pembelajaran harus ada tingkat kehati-hatian tinggi. Apalagi sekarang sudah ditetapkan sebagai bencana nasional. Jadi tidak bisa lagi kita biasa-biasa aja, gak bisa," katanya.

“Total semua ada 30 ODP, 20 lainnnya negatif sedangkan 10 lainnya masih dalam pemantauan, termasuk Pak Bima Arya Sugiarto,” ujarnya saat ditemyi di kediaman Wali Kota Bogor, Bima Sugiarto, Senin (16/03/2020) kemarin sore.

Penulis: Machmud Mubarok
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved