Breaking News:

VIDEO - Ular King Kobra Mulai Bertelur dan Menetas Pada Januari-Maret, Warga Diminta Hati-hati

Tidak hanya indukan yang berhasil diamankan, kata dia, pihaknya juga berhasil mengamankan puluhan telur king kobra.

Laporan Kintributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Musim hujan yang kini melanda hampir semua daerah di Indonesia, selain dihantui bencana alam, biasanya warga juga mengkhawatirkan masuknya ular ke rumah-rumah.

Kekhawatiran masyarakat itu cukup beralasan, terlabih dikatakan Rinto alias Rentul, pawang ular di Kuningan, bahwa di Januari hingga Maret ini merupakan masa produktif alias waktu menetasnya telur-telur ular dari berbagai jenis.

Diakui Rentul, selama triwulan pada setiap awal tahun, juga kebetulan berkenaan dengan musim hujan.

"Musim hujan ini semua lingkungan biasanya menjadi lembab dan lingkungan tersebut, merupakan tempat ideal ular bertelur," kata Rentul saat menyampaikan kepada Tribuncirebon.com, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: ABK Asal Majalengka Jadi Korban Tenggelamnya Kapal di Korsel, Keluarga Menanti Kabar

Baca juga: Kunci Jawaban Soal Kelas 2 SD Tema 5 Subtema 1 Pembelajaran 1 Halaman 2 4 6 8 9 11 12

Baca juga: Pengamat Ini Berani Kritik Cara Indonesia Tangani Pandemi Covid-19: Ya Cuma Pakai Cara Semaunya

Kondisi lingkungan lembab, kata dia, diharapkan warga untuk selalu waspada terhadap ancaman ular.

"Iya seperti barusan ini, kami telah merescue king kobra dengan bobot sekitar dua kilogram," ujarnya.

Tidak hanya indukan yang berhasil diamankan, kata dia, pihaknya juga berhasil mengamankan puluhan telur king kobra.

"Tadi kami hitung, ada 30 butir telur king kobra dan di prediksi akan menetas sekitar semingguan lagi," kata Rentul.

Berbicara kebiasaan dan masa ular berbagai jenis, kata dia, pengalaman selama menjadi pawang ular.

"Setiap empat bulan sekali itu terjadi kegiatan ular hiper aktif," kata Rentul.

Seperti, lanjut dia, masuk Bulan April hingga akhir di Bulan Agustus.

"Ini merupakan masa perkawinan ular yang tiap terjadi di berbagai habibat," katanya.

Kemudian, imbuh Rentul menyebutkan bahwa masuk Bulan September hingga akhir tahun itu merupakan waktu untuk bertelur.

"Sehingga tidak sedikit, masa pada bulan - bulan tersebut itu banyak warga menemukan telur di tempat lembab di lingkungan tertentu," ujar Rentul. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved