Breaking News:

Pemkot Cirebon Belum Instruksikan Gelar KBM Tatap Muka, Masih Fokus Tekan Penyebaran Covid-19

Hingga kini Pemkot Cirebon belum menginstruksikan untuk membuka kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, memastikan hingga kini Pemkot Cirebon belum menginstruksikan untuk membuka kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

Sebab, ia menilai pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilaksanakan selama pandemi Covid-19 berjalan optimal.

Menurut dia, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon juga belum membahas mengenai KBM tatap muka bagi siswa SD dan SMP se-Kota Cirebon.

Baca juga: Mantan Penyidik KPK Pimpin Polres Majalengka, Begini Perjalanan Karir AKBP Syamsul Huda

"Belum ada pembahasan KBM tatap muka di Kota Cirebon," ujar Eti Herawati saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (8/1/2021).

Ia mengatakan, saat ini Pemkot Cirebon masih berkonsentrasi penuh menekan angka penyebaran Covid-19.

Selain itu, jajarannya juga masih menangani pasien terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri maupun dirawat di rumah sakit.

Mengingat jumlah kasus Covid-19 di Kota Udang juga kini telah mencapai 2315 orang.

Baca juga: Wali Kota Bandung Oded M Danial Kabarkan Dirinya Positif Covid-19, Minta Warga Disiplin Terapkan 3M

Baca juga: Rizky Billar dan Lesti Kejora Buat Mini Seri, Disebut Bakal Jadi Saingan Sinetron Ikatan Cinta RCTI

"Untuk sekarang Kota Cirebon memilih menerapkan dan mengoptimalkan PJJ dulu," kata Eti Herawati.

Eti menyampaikan, dari total 2315 pasien terpapar virus corona terdapat 386 pasien yang masih dirawat.

Selain itu, sebanyak 1840 pasien dinyatakan sembuh, dan 89 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia.

Pihaknya juga mencatat masih ada lima pasien suspek yang menjalani perawatan intensif di ruang isolasi rumah sakit.

"Pasien suspek totalnya ada 440 orang, tapi 426 pasien dinyatakan sembuh dan sembilan orang meninggal dunia," ujar Eti Herawati.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved