Breaking News:

Kasus Habib Rizieq Shihab

KESAKSIAN Komnas HAM, Sebut Polisi Melanggar HAM: Membuntuti Habib Rizieq, 3 Peluru Punya Polisi

Hasil investigasi terkait wafatnya 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) resmi dirilis Komnas HAM Jumat (8/1/2021).

ISTIMEWA
Enam Anggota FPI yang tewas ditembak mati Polisi 

TRIBUNCIREBON.COM - Hasil investigasi terkait wafatnya 6 laskar Front Pembela Islam ( FPI) resmi dirilis Komnas HAM Jumat (8/1/2021).

//

Dalam rilis tersebut, Komnas HAM membeberkan beberapa poin kesimpulan, salah satunya adalah polisi terbukti melakukan pengintaian dan pembuntutan terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS).

Ketua Tim Investigasi Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan, proses investigasi tersebut terbuka dan melibatkan banyak pihak, mulai dari masyarakat sipil hingga ahli.

Baca juga: Irfan Hakim Sembuh dari Covid-19, Belum Berani Kumpul Dengan Keluarga Meski Hasil Swab Test Negatif

Baca juga: Pria Asal Karawang Main Ke Rumah Janda di Purwakarta, Pulangnya Babak Belur Dikeroyok

"Termasuk juga kesempatan menembakkan salah satu senjata tersebut," ujarnya.

Sementara itu, kesimpulan lainnya, Komnas HAM membenarkan adanya dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan polisi.

Menurut investigasi, pelanggaran HAM tersebut terkait eksekusi 4 dari 6 laskar FPI yang dianggap di luar prosedur.

"Penembakan sekaligus 4 orang dalam satu waktu tanpa ada upaya lain untuk menghindari jatuh korban jiwa mengindikasikan ada tindakan unlawful killing terhadap laskar FPI," tambahnya.

Adapun Komnas HAM pun melakukan uji balistik terhadap proyektil dan selongsong peluru yang berhasil ditemukan.

Hasilnya, dua proyektil peluru yang identik dengan 2 senjata diduga punya FPI.

"Ada 7 proyektil yang kami temukan. 5 barang bukti bagian dari proyektil. Dari 5 itu, 2 buah identik dengan senjata nonrakitan. 1 identik dengan gagang coklat, satu tidak identik dengan senjata gagang coklat maupun gagang putih. Sisanya 3 buah tidak bisa diidentifikasi karena proses perubahan terlalu besar," katanya.

Sementara ada 4 selongsong peluru yang ditemukan Komnas HAM 3 identik dengan milik polisi.

Komnas HAM mengambil kesimpulan tersebut setelah adanya pemeriksaan keterangan maupun video dan foto.

Sebelumnya tim Penyelidikan Komnas HAM mendalami ribuan video terkait bentrok antara anggota Polda Metro Jaya dan laskar Front Pembela Islam ( FPI) di Tol Jakarta-Cikampek.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved