Breaking News:

Pendukung Trump Serbu Gedung Capitol Hill, Anggota Parlemen Ketakutan, Wali Kota Terapkan Jam Malam

Presiden AS ke-45 itu juga mengulangi seruan kepada wakil presidennya yang setia, Mike Pence, yang akan memimpin acara di Kongres,

Editor: Machmud Mubarok
Twitter
Pendukung Donald Trump menyerbut Gedung Capitol Hill dan menolak kemenangan Joe Biden sebagai Presiden AS. 

TRIBUNCIREBON.COM - - Hari pengesahan kemenangan presiden terpilih Joe Biden oleh Kongres di Gedung Capitol pada Rabu (6/1/2021) mengejutkan dunia.

Diperkirakan akan berjalan mulus seperti prosedur yang telah dilakukan di tahun-tahun lalu, prosesi pengesahan di Gedung Capitol tak disangka diserbu massa pendukung Presiden Donald Trump dalam upaya untuk menggagalkan anggota parlemen dari tugas konstitusional mereka.

Melansir AFP pada Kamis (7/1/2021), beginilah rentetan peristiwa yang muncul dari demo Amerika yang belum pernah terjadi sebelumnya:

Baca juga: Soal Proyek Petrochemical Complex di Indramayu, Warga Majakerta Kirim Petisi Minta Hak Keramat

Baca juga: Vicky Prasetyo Terpapar Covid-19, Sidang Kasusnya dengan Angel Lelga Ditunda Hingga Bulan Depan

Baca juga: Teh Ninih Sebut Hidup Bahagia di Kontrakan Sempit dalam Ceramahnya di Tengah Isu Talak 3 oleh Aa Gym

Tak lama setelah pukul 11 pagi waktu setempat, Trump naik ke panggung di sebuah kampanye di Ellipse Park, di selatan pagar Gedung Putih, untuk berbicara kepada ribuan pendukung yang bersorak-sorai.

Terpantau oleh AFP, mereka para pendukung mengenakan perlengkapan "Make America Great Again" dan memberi tahu mereka bahwa pria berusia 75 tahun itu "tidak akan pernah menyerah."

Presiden AS ke-45 itu juga mengulangi seruan kepada wakil presidennya yang setia, Mike Pence, yang akan memimpin acara di Kongres, untuk menolak kemenangan Biden.

Sejumlah anggota Kongres Partai Republik telah bersumpah untuk menolak sertifikasi presiden terpilih tersebut, tetapi mereka kalah jumlah. Sehingga, menjadikan Pence sebagai garis pertahanan terakhir, seperti yang dilihat Trump dan pendukungnya.

"Mike Pence harus datang untuk kita, dan jika tidak, itu akan menjadi hari yang menyedihkan bagi negara kita," kata Trump kepada massa pendukungnya, berjanji Pence akan "berada di sana bersamamu" saat mereka berdemo di Kongres.

Ketika Donald Trump berbicara pengharapannya di panggung kampanye, Pence justru untuk pertama kalinya menentang pernyataan pemimpinnya selama 4 tahun itu.

Pence secara terbuka mengaku tidak memiliki wewenang untuk melakukan apa yang diminta Trump.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved