Breaking News:

Banjir Indramayu Makin Meluas, Sungai Jati Pari Meluap Akses Jalan Sepanjang 200 Meter Terendam

Mengetahui hal itu, polisi langsung sikap tanggap dengan terjun ke lokasi membantu warga yang terdampak.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Polisi saat membantu warga yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Jati Pari di Desa Jengkok Blok Pondok Asem, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Rabu (6/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Indramayu semakin meluas. 

Kali ini banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Jati Pari yang membuat belasan rumah warga di Desa Jengkok Blok Pondok Asem, Kecamatan Kertasemaya terendam banjir.

Mengetahui hal itu, polisi langsung sikap tanggap dengan terjun ke lokasi membantu warga yang terdampak.

Polisi juga melakukan koordinasi dengan Camat Kertasemaya dan Danramil Kertasemaya serta Kuwu Desa Jengkok.

Polisi saat membantu warga yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Jati Pari di Desa Jengkok Blok Pondok Asem, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Rabu (6/1/2021).
Polisi saat membantu warga yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Jati Pari di Desa Jengkok Blok Pondok Asem, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Rabu (6/1/2021). (Istimewa)

Kapolsek Sukagumiwang Kompol Lindon Affandi melalui Kasubbag Humas Polres Indramayu AKP Budiyanto mengatakan, meluapnya sungai Jati Pari terjadi pada Rabu 6 Januari 2020 sekitar pukul 09.00 WIB.

"Adapun ketinggian air berkisar antara 30-50 centimeter," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (7/1/2021).

Akibat meluapnya Sungai Jati Pari ini sedikitnya mengakibatkan 16 rumah warga tergenang air.

Selain itu banjir juga menutup akses jalan di desa setempat sepanjang sekitar 200 meter dan merendam areal pesawahan sekitar 20 hektare yang baru tanam.

"Namun sekarang ini debit air di Sungai Jati Pari mulai menurun dan akses jalan sudah bisa dilalui sepeda motor," ucapnya.

Polisi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, bilamana luapan air sungai kembali meninggi dan membahayakan agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Baca juga: Memanas Keluarga Lina Ungkap Fakta-fakta Soal Harta Warisan dan Hak Asuh Anak yang Diminta Teddy

Baca juga: Lucky Hakim Bakal Tolak Tawaran Syuting Sinetron Seusai Dilantik Jadi Wakil Bupati Indramayu

Dalam hal ini, Polri bersama TNI dan pemerintah desa dibantu masyarakat juga melakukan aksi membersihkan saluran dan gorong-gorong air yang tersumbat.

"Kita juga menyiagakan Bhabinkamtibmas dengan maksud agar laporan dan keluhan-keluhan masyarakat dapat di tampung dan memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa Polisi hadir ditengah-tengah mereka yang sedang terkena bencana," ucapnya.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved