Breaking News:

Penampilan Dekil dan Seram, Anak Punk di Indramayu Minta-minta Uang di Lampu Merah, Diamankan Polisi

Belasan anak punk di Kabupaten Indramayu kembali terjaring razia polisi, Senin (4/1/2021).

Istimewa
Polisi saat melakukan pembinaan terhadap 14 anak punk yang terjaring razia di Mapolres Indramayu, Senin (4/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Belasan anak punk di Kabupaten Indramayu kembali terjaring razia polisi, Senin (4/1/2021).

//

Totalnya 14 anak punk yang diamankan lalu dibawa ke Mapolres Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh S Herlambang, melalui Kasat Sabhara Polres Indramayu, Iptu Suprapto, mengatakan, mereka ditangkap di sejumlah traffic light atau lampu merah.

Yakni, traffic light Celeng Kecamatan Lohbener, Bangkaloa, Jatibarang, dan Simpang Lima Bunderan Mangga Kecamatan Indramayu.

"Anak punk ini kita bawa ke Mapolres Indramayu lalu kita beri pembinaan dan didata," ujar Suprapto kepada Tribuncirebon.com.

Dijelaskan Iptu Suprapto, razia anak punk yang dilakukan polisi ini sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat.

Banyak dari masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan mereka.

Terlebih, anak-anak punk ini sering meminta uang kepada sejumlah pengendara yang berhenti di traffic light.

Pada kesempatan itu, polisi juga menghubungi orang tua mereka dan aparat desa tempat anak punk itu tinggal.

Sebelum diserahkan kepada orang tuanya masing-masing, anak-anak punk ini juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak lagi meresahkan masyarakat.

Surat pernyataan itu dibuat dan diketahui keluarga dan aparat desa.

"Operasi penyakit masyarakat atau pekat seperti ini akan kita agendakan, namun dengan waktu yang belum ditentukan artinya kita akan melakukan operasi secara dadakan dan spontan," ujar dia. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved