Breaking News:

Bupati Majalengka Akan Jemput Paksa Pasien Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri, Ini Alasannya

Hal itu buntut dari banyaknya masyarakat yang tidak disiplin ketika telah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Gedung SKB yang berada di samping Kantor BKPSDM Majalengka untuk dijadikan tempat isolasi mandiri pasien Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Ketua Umum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Majalengka, Karna Sobahi akan menerapkan jemput paksa pasien Covid-19 untuk menjalani isolasi mandiri di tempat yang telah ditentukan.

Hal itu buntut dari banyaknya masyarakat yang tidak disiplin ketika telah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka yang positif, seharusnya melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Namun, masih saja berkeliaran hingga menyebabkan klaster lokal melalui penularan kepada orang lain. 

"Melihat kondisi ini, maka Gugus Tugas akan menjemput yang bersangkutan langsung dengan ambulance untuk di isolasi di Gedung SKB yang sudah disiapkan Pemerintah Kabupaten Majalengka," ujar Karna kepada Tribuncurebon.com, Selasa (5/1/2021).

Sosok orang nomor satu di Majalengka ini menegaskan, untuk semua keperluan bagi pasien yang tengah menjalani isolasi tersebut akan dijamin Pemkab Majalengka.

Pihaknya mengaku sudah mengeluarkan kebijakan, yakni menyiapkan tempat isolasi di Gedung SKB.

Selain itu, di kecamatan pun sudah diantisipasi untuk disiapkan rumah isolasi bagi pasien OTG itu.

Terlebih baru-baru ini instruksi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bahwa harus menyiapkan rumah isolasi di desa masing-masing.

Baca juga: Ucapan Gus Dur 12 Tahun Lalu Tentang FPI Kejadian di Masa Pemerintah Jokowi: Organisasi Bajingan

Baca juga: Psikolog Sebut Pelaku Eksibisionis Mengharapkan Korban Keluarkan Ekspresi Ketakutan dan Berteriak

"Sarana dan prasarana di SKB itu sudah siap untuk tempat isolasi. Adapun di kecamatan memang sudah lebih awal. Sementara untuk desa sesuai dengan instruksi pak Gubernur, kami sudah menerbitkan surat edaran (SE) melalui seluruh camat agar Desa menyiapkan jika terdapat kasus terkonfirmasi," tegasnya.

Bupati menambahkan, bagi pasien OTG yang isolasi mandiri di rumah, pihaknya juga memberikan jaminan untuk kebutuhan makan selama yang bersangkutan menjalankan isolasi.

Ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penularan covid-19 dengan mempedomani protokol kesehatan.

Sementara itu, terkait angka kasus positif di Kabupaten Majalengka hingga Senin (4/1/2021), tercatat sudah mencapai 1.168 orang, 200 di antaranya adalah aktif, 853 sembuh, 116 meninggal dunia. 

Baca juga: Pramugari Cantik Tewas Ditutup Selimut di Kamar Mandi Hotel, Polisi Duga Diperkosa Sekelompok Orang

Baca juga: INI Profil dan Rekam Jejak Terdakwa Terorisme Abu Bakar Baasyir yang Akan Bebas 5 Januari 2021

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved