Breaking News:

Ratusan Aktivis Eks FPI di Kuningan Deklarasikan Front Persatuan Islam, Dijaga Ketat Polisi dan TNI

Deklarasi yang berlangsung melibatkan masyarakat di Kuningan, terlihat mendapat pengawalan ketat dari Petugas Kepolisian, TNI dan Polisi

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Deklarasi Front Persatuan Islam depan Masjid Syiarul Islam Kuningan, Senin (4/1/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Ratusan eks anggota FPI (Front Pembela Islam) dan simpatisan menggelar agenda deklarasi Front Persatuan Islam di depan Masjid Syiarul Islam Kuningan, Senin (4/1/2020). 

Deklarasi yang berlangsung melibatkan masyarakat di Kuningan, terlihat mendapat pengawalan ketat dari Petugas Kepolisian, TNI dan Polisi Pamong Praja daerah setempat, Senin (04/01/2021).

Pantauan di lokasi deklarasi, salah seorang tokoh eks FPI, Ustaz Ismail Amrullah membacakan deklarasi pembentukan Front Persatuan Islam untuk wilayah Kabupaten Kuningan.

Baca juga: Bantuan Sosial Tunai Akan Cair Mulai Januari Hingga April 2021, Setiap KK Dapat Rp 300 Ribu/Bulan

Baca juga: UPDATE Dampak Puting Beliung, Jumlah Rumah Rusak di Desa Slangit Cirebon Bertambah

Baca juga: Baru Buka 2 Hari, Wisata Air Terjun Buatan Bojongsari Indramayu Langsung Ditutup, Gara-gara Hal Ini

"Pada hari ini. Senin (04/01/2021), atas doa dan dukungan para Habaib, Ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama, aktivis, mahasiswa dan santri dari berbagai elemen yang ada di Kabupaten Kuningan, mendeklarasikan perahu perjuangan umat Islam Kabupaten Kuningan, bernama Front Persatuan Islam," kata Ismail.

Ismail mengatakan, munculnya organisasi baru ini diharapkan bisa menjaga marwah agama, bangsa dan NKRI.

"Adapun terkait lambang organisasi dan ketentuan lainnya akan diberitahukan di kemudian hari, setelah Rapimnas/Rapimsus "FPI" secara nasional," katanya.

Ismail mengatakan bahwa pembentukan Front Persatuan Islam Kuningan ini tujuannya masih sejalan dengan komando Habib Rizieq Shihab.

"Terkait kepengurusan kita masih akan melihat ke depan karena ini organisasi baru, kita masih akan mencari siapa yang tepat," ujarnya.

Di samping itu kata dia, Front Persatuan Islam akan mengadakan audiensi terkait meninggalnya 6 anggota Front Pembela Islam, yang organisasinya kini telah dibubarkan pemerintah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved