Breaking News:

Sudah 8 Bulan Anaknya Hilang Setelah Pamit Mengaji, Sang Ibu Terus Menangis hingga Sering Sakit

Tantri Aryanti menghilang bersama temannya Sahadah (14) pada Minggu (19/4/2020) lalu sekitar pukul 17.30 WIB.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Jumaenih (50) saat di kediamannya di Desa Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jumat (1/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Jumaenih (50) ibu dari Tantri Aryanti (13), terus menangis setiap hari memikirkan kondisi anaknya yang menghilang.

Tantri Aryanti menghilang bersama temannya Sahadah (14) pada Minggu (19/4/2020) lalu sekitar pukul 17.30 WIB.

Atau sudah sekitar 8 bulan lamanya, kedua anak yang merupakan anak yatim itu menghilang tanpa kabar.

Bahkan sudah tak terhitung berapa kali Jumaenih jatuh sakit, ia terus memikirkan anaknya tersebut.

Baca juga: Sebelum Rekam Video Syur, MYD Ditawari Ini oleh Gisel, Pantas Rela Terbang dari Jepang Ke Medan

Baca juga: Detik-detik Eksekusi Mati Sang Diktator Saddam Hussein, 30 Desember 2006, Dipukuli hingga Diludahi

"Iya sampai sakit, kepikiran anak. Sesek dadanya di sini," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di kediamannya di Desa Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jumat (1/1/2021).

Jumaenih menyampaikan sangat ingin bertemu dengan anak bungsunya tersebut. 

Ia sangat merindukan Tantri Aryanti

"Cepat pulang nak, cepat pulang De Tantri, Ibu pengen ketemu, kangen sekali sama Tantri," ucapnya.

Jumaenih juga menyampaikan, jika Tantri Aryanti pulang tidak akan marah. Asal, anaknya itu cepat pulang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved