Breaking News:

Gisel Jadi Tersangka Kasus Video Syur, Komnas Perlindungan Anak Keluarkan Rekomendasi Hak Asuh Anak

Melihat perkembangan kasus video syur yang melibatkan artis Gisella Anastasia (GA) Komnas Perlindungan Anak mengeluarkan rekomendasi hak asuh anak

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait 

TRIBUNCIREBON.COM - Melihat perkembangan kasus video syur yang melibatkan artis Gisella Anastasia (GA), Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA) pun mengeluarkan rekomendasi.

Rekomendasi itu dikatakan Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait diberikan kepada artis Gisella Anastasia (GA) atau Gisel untuk sementara menyerahkan hak asuh anak ke mantan suaminya, Gading Marten.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait pada kanal Youtube KH Infotainment, Jumat (1/1/2020).

Baca juga: FAKTA TERBARU Kasus Gisel, MYD Mendadak Rela Terbang dari Jepang ke Kota Tempat Pembuatan Video Syur

Baca juga: Sebelum Rekam Video Syur, MYD Ditawari Ini oleh Gisel, Pantas Rela Terbang dari Jepang Ke Medan

"Komnas PA merekomendasikan kepada Gisel untuk menyerahkan anak itu kepada Gading," ujar Arist dikuitp Tribuncirebon.com dari Tribunnews.com.

Ketua Komnas PA ini juga menjelaskan Gading bisa mengajukan penetapan pengadilan soal hak asuh anak ini.

"Gading juga bisa mengajukan penetapan pengadilan untuk sementara hak asuh itu ada padanya," kata Arist.

Menurutnya, rekomendasi ini sudah selayaknya diberikan melihat kasus video syur yang menimpa GA.

"Sudah selayaknya, hak asuh untuk sementara, Gisel untuk mengasuh anaknya dicabut dan diserahkan kepada Gading sebagai bapak anak itu sendiri," ucap Arist.

Baca juga: MYD Terbang dari Jepang ke Medan Penuhi Undangan Gisel, Mabuk Berakhir di Ranjang Tanpa Busana

Baca juga: Terungkap Percakapan Gisel & MYD di Tahun Pembuatan Video Syur 19 Detik, Sebelum Cerai Dengan Gading

Arist menuturkan tindakan asusila yang dilakukan GA merupakan unsur pengajuan pengadilan untuk mencabut hak asuh anak

"Karena perilaku ini, satu pemenuhan unsur untuk pengajuan penetapan pengadilan untuk dicabut hak asuh dari ibunya."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved