Breaking News:

7 PSK yang Siap Layani Lelaki Hidung Belang Digerebek Polisi di Kafe Esek-esek di Indramayu

pelaku menyediakan mess berikut wanita pekerja seks komersial (PSK) yang dapat disewa lelaki hidung belakang melampiaskan napsu bejatnya.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Para tersangka saat digiring polisi saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Kamis (31/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebuah kafe di wilayah Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu dijadikan tempat esek-esek.

Di sana pelaku menyediakan mess berikut wanita pekerja seks komersial (PSK) yang dapat disewa lelaki hidung belakang melampiaskan nafsu bejatnya.

Mengetahui hal tersebut, polisi pun langsung melakukan penggerebekan. Total ada 7 pekerja seks komersial (PSK) yang diamankan polisi.

Mereka adalah SL (21), FY (22),  NL (21), WA (23), TH (33) merupakan warga Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Kapolres Tegaskan Tak Ada Perayaan Malam Tahun Baru di Indramayu, Ada Kerumunan Langsung Dibubarkan

Baca juga: Resep Sehat Ala Rasulullah SAW untuk Penderita Diabetes oleh dr Zaidul Akbar, Coba Resep Ini

Sedangkan dua wanita lainnya RD (18) merupakan warga Kabupaten Sumedang dan KT (23) warga Kota Bogor.

Selain PSK, polisi juga mengamankan dua mucikari, yaitu S als Papih (49) dan D als Mamih (40) warga Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh Susilo Herlambang mengatakan, dalam melakukan aksinya para PSK itu dijajakan baik secara pesanan langsung maupun online.

"Sementara yang kita temukan adalah direkrut dari kampung di wilayah Indramayu dan dipekerjakannya pun di wilayah Indramayu," ujar dia didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Luthfi Olot Gigantara saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Kamis (31/12/2020).

Kapolres Indramayu menjelaskan, kafe yang dijadikan lokasi prostitusi itu disewakan pelaku sebesar Rp 50 ribu per jamnya.

Pelaku juga mendapat keuntungan dari penjualan minuman keras (miras) sebesar Rp 25-50 ribu per botol.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka dikenakan Pasal 2 ayat 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO)," ujar dia.

Baca juga: 35 Gambar Ucapan Selamat Tahun Baru 2021, Jangan Lupa Share di WhatsApp, Instagram, dan Facebook

Baca juga: Download MP3 Lagu Tanpa Batas Waktu - Ade Govinda ft Fadly Padi, OST Sinetron Ikatan Cinta di RCTI

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved