Breaking News:

VIDEO - Bencana Alam Mengepung Kuningan, Banjir dan Longsor Terjadi di Sejumlah Daerah

Data terkumpul dari BPBD Kuningan, selama dua hari terakhir ini  terdapat 16 titik lokasi bencana alam di setiap daerah. 

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Cuaca buruk di penghujun tahun 2020 menimbulkan musibah bencana alam secara merata di Kabupaten Kuningan.

Data terkumpul dari BPBD Kuningan, selama dua hari terakhir ini  terdapat 16 titik lokasi bencana alam di setiap daerah. 

"Ada sebanyak delapan titik pada Senin (28/12/2020), terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Kuningan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu saat dikonfirmasi Tribuncirebon.com, Selasa (29/12/2020). 

Baca juga: Gadis Usia 14 Tahun Dirudapaksa 4 Pria Usai Dicekoki Pil Anjing Gila, 2 Pelaku Merupakan Ayah & Anak

Baca juga: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Doakan Aa Gym dan Syekh Ali Jaber Segera Sembuh dari Covid-19

Baca juga: BREAKING NEWS: Kantor DPRD Majalengka Lockdown, Imbas Ada Suami Staf Meninggal Karena Covid-19

Ibe sapaan akrab Kalak BPBD ini mengatakan, tercatat hingga Selasa petang sekira pukul 18:00 WIB ada 8 titik bencana alam lainnya.

Bencana terjadi di Dusun Ciseureuh Desa Ciwaru, Desa Andamui, Desa Baok Kecamatan Ciwaru , Desa Jabranti dan Desa Cihanjaro Kecamatan Karangkancana, Desa Cigedang Kecamatan Luragung, Desa Pinara Kecamatan Ciniru, dan Desa Mandapajaya Kecamatan Cilebak.

"Bencana alam itu mulai longsor, banjir serta muncul pergerakan tanah alias retak, sehingga kondisi badan jalan ambles," katanya. 

Amblesnya tanah terjadi di Desa Cigedang Kecamatan Luragung dan Desa Mandapajaya Kecamatan Cilebak.

"Kami sudah ke lokasi-lokasi bencana hari ini, untuk melakukan asessment dan pendataan terkait jenis, volume dan upaya apa yang mesti dilakukan penanganannya," ujarnya.

Jalan Neundeut sekaligus jalan penghubung antara  Kecamatan Luragung dan Kecamatan Ciwaru - Karangkancana ambles sepanjang 15 meter. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17 : 00 Wib masuk kawasan Desa Cigendang, Kecamatan Luragung. 

Tidak ada korban dalam kejadian saat lalu lalang kendaraan di jalur tersebut. 

"Iya tadi, ada polisi ngatur disini dan memasangkan garis polisi," ungkap Rohmat warga Desa Ciwaru saat hendak melintasi jalur tersebut, Selasa (29/12/2020).

Ditempat sama IPTU U Basuki yang juga Kapolsek Ciwaru ini mengatakan, untuk sementara lokasi ditutup dan tak boleh dilakukan lintasan bagi kendaraan pada biasanya. 

"Bagi pengendara tentu harus putar balik dan bisa menggunkan jalan lain dengan jarak sekitar 5 kilometer," ungkapnya. 

Lokasi jalan amblas ini merupakan kali kedua, setelah kejadian sama berlangsung pada beberapa tahun lalu. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved